Sabtu, 16 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa di Sulawesi Utara

Melonguane Sulawesi Utara Kembali Diguncang Gempa, Jumat 15 Mei 2026, Malam Ini

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali melaporkan adanya gempa bumi di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
INFO BMKG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali melaporkan adanya gempa bumi di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (15/5/2026). Dalam informasi yang dibagikan di akun X BMKG, gempa terjadi pada pukul 20:16:54 WIB atau 21:16:54 WITA 

Ringkasan Berita:
  • Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali melaporkan adanya gempa bumi di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (15/5/2026). 
  • Dalam informasi yang dibagikan di akun X BMKG, gempa terjadi pada pukul 20:16:54 WIB atau 21:16:54 WITA
  • Getaran gempa terdeteksi berada pada magnitudo 3,5. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali melaporkan adanya gempa bumi di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (15/5/2026). 

Dalam informasi yang dibagikan di akun X BMKG, gempa terjadi pada pukul 20:16:54 WIB atau 21:16:54 WITA

Getaran gempa terdeteksi berada pada magnitudo 3,5. 

Titik koordinat berada di 3.68 lintang utara, 126.85 bujur timur

Lokasi tersebut sekitar 40 km Tenggara, Melonguane.

Sementara kedalaman gempa berada di 34 kilometer.

Sebelumnya BMKG juga telah melaporkan gempa di Melonguane pada pukul 18:50:21 WIB atau 19:50:21 WITA.

Getaran gempa magnitudo 3,1. 

Titik koordinat berada di 2.83 lintang utara, 126.79 bujur timur.

Lokasi tersebut sekitar 130 km Tenggara, Melonguane.

Sementara kedalaman gempa berada di 4 kilometer.

BMKG menekankan bahwa data yang dibagikan ini mengandalkan kecepatan. 

"Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG.

Catatan:

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved