Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Oknum TNI AL Aniaya Warga

Oknum TNI AL di Talaud Diduga Aniaya 6 Warga, Seorang Guru Turut Jadi Korban

Media sosial dihebohkan dengan informasi dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan sejumlah oknum TNI Angkatan Laut

Tayang:
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Glendi Manengal
Kolase Tribun Manado
AMANKAN - Media sosial dihebohkan dengan informasi dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan sejumlah oknum TNI Angkatan Laut (AL) yang bertugas di Lanal Melongguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (23/1/2026). Sebanyak 6 warga jadi korban pemukulan. 

Ringkasan Berita:
  • Sedang populer di media sosial oknum TNI AL diduga melakukan penganiayaan, Jumat (23/1/2026)
  • Korban diketahui berprofesi sebagai guru mengalami luka-luka.
  • Masyarakat sudah melapor ke Polres, jumlah pelaku sebanyak 6 orang

 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Media sosial dihebohkan dengan informasi dugaan tindak penganiayaan yang melibatkan sejumlah oknum TNI Angkatan Laut (AL) yang bertugas di Lanal Melongguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (23/1/2026).

Dari informasi yang diterima Tribun Manado, jumlah korban dalam peristiwa tersebut mencapai enam orang warga.

Berdasarkan pantauan Tribun Manado dari foto-foto yang beredar, salah satu korban yang diketahui berprofesi sebagai guru tampak mengalami pembengkakan cukup parah di bagian mata sebelah kanan. 

Area tersebut terlihat memerah akibat dugaan pemukulan.

Tak hanya itu, pada bagian belakang tubuh korban juga terlihat luka goresan yang cukup besar, diduga akibat tindakan kekerasan fisik yang dialaminya.

Insiden tersebut sontak memicu kemarahan warga setempat. Sejumlah masyarakat yang berjumlah 350 orang kemudian menggelar aksi spontan sebagai bentuk protes di depan Patung Tuhan Yesus Melongguane.

Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.IK., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari masyarakat.

“Masyarakat sudah melapor ke Polres dengan jumlah pelaku yang dilaporkan sebanyak enam orang,” ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho.

Ia menjelaskan, awalnya korban hanya satu orang.

Namun, selang beberapa waktu, lima warga lain yang datang untuk menanyakan kejadian tersebut justru ikut menjadi korban penganiayaan.

“Korban awal satu orang, kemudian lima orang yang menanyakan kejadian ikut juga menjadi korban, sehingga total korban berjumlah enam orang,” jelasnya (Ren)

Baca juga: Prakiraan Cuaca Manado Sulut Sabtu 24 Januari 2026, Besok Langit Semua Kecamatan di Ibu Kota Berawan

Kronologi

Peristiwa bermula sekitar pukul 21.00 Wita saat ia sedang memancing di pelabuhan.

Tiba-tiba muncul sekelompok orang yang berteriak-teriak dalam keadaan diduga mabuk.

Saat didekati, korban menyadari bahwa mereka merupakan oknum anggota Lanal Melonguane.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved