Breaking News
Jumat, 5 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Museum Daerah Sulut

Wajah Baru Museum Daerah Sulut: Lebih Modern, Ramah Turis, dan Dilengkapi Fasilitas Digital

Museum Daerah Sulawesi Utara kini tampil kian menawan. Pasca-rehabilitasi, destinasi wisata sejarah ini bertransformasi jadi modern.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Arthur_Rompis
MUSEUM DAERAH SULUT - Museum Daerah Sulawesi Utara (Sulut) kini tampil kian menawan.Pasca-rehabilitasi, destinasi wisata sejarah ini bertransformasi menjadi lebih modern, indah, dan nyaman. 

Ringkasan Berita:
  • Museum Daerah Sulawesi Utara (Sulut) kini tampil kian menawan.
  • Pasca-rehabilitasi, destinasi wisata sejarah ini bertransformasi menjadi lebih modern, indah, dan nyaman.
  • Perubahan ini pun kian memikat hati masyarakat hingga mereka berbondong-bondong datang berkunjung. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO — Museum Daerah Sulawesi Utara (Sulut) kini tampil kian menawan.

Pasca-rehabilitasi, destinasi wisata sejarah ini bertransformasi menjadi lebih modern, indah, dan nyaman.

Perubahan ini pun kian memikat hati masyarakat hingga mereka berbondong-bondong datang berkunjung.

Tak ketinggalan, para turis asing dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Swiss, dan Prancis turut memadati museum ini.

Berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, museum ini kini beroperasi setiap hari kecuali pada hari libur nasional atau tanggal merah.

Untuk jadwal operasionalnya, Senin sampai Jumat dibuka mulai pukul 09.00 - 16.00 Wita.

Sementara pada hari Sabtu, pengunjung bisa datang pukul 10.00 - 15.00 Wita.

Khusus untuk hari Minggu, museum dibuka dalam waktu terbatas, yakni hanya dua jam pada pukul 13.00 - 15.00 Wita.

Suasana ramai langsung terasa saat memantau situasi di lokasi pada Kamis (4/6/2026) siang.

Antrean pengunjung tampak mengalir, bahkan beberapa mahasiswi dan wisatawan lain terlihat datang bersamaan.

"Di dalam masih banyak pengunjung," kata seorang penjaga Museum.

Saat melangkah ke dalam didampingi seorang pemandu (guide), atmosfer yang disuguhkan benar-benar berbeda jauh dari beberapa tahun lalu.

Jika dulu ruangannya cenderung pengap, gelap, dan panas, kini ruangan museum terasa sejuk dan modern berkat tata lampu yang estetik serta kehadiran fasilitas digital.

Begitu melewati pintu masuk, hawa dingin pendingin ruangan langsung menyambut kulit, menghalau terik matahari Manado.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved