Museum Daerah Sulut
Kian Ramai, Ini Jawal Daftar Kunjungan di Museum Daerah Sulut, Hari Minggu Buka
Informasi dari Pemprov Sulut, Museum itu kini buka setiap hari. Kecuali tanggal merah.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Glendi Manengal
Alkitab tersebut sudah lapuk dan ada robekan pada bagian luarnya.
Menurut informasi, itu adalah Alkitab yang dipakai misionaris saat membawa Injil di tanah Minahasa.
Ada pula baru tulis yang digunakan para misionaris Belanda saat mengajarkan Injil pada orang Minahasa zaman dulu.
Benda menarik lainnya adalah keramik Cina.
Salah satunya sebuah mangkok besar peninggalan Dinasti Song. Wow.
Ada pula barang peninggalan Dinasti Ming.
Ada pula deretan senjata kolonial, dari Meriam hingga lantaka.
Bangunan itu bertingkat empat. Di lantai empat terdapat peninggalan para pejuang.
Salah satunya meja bundar yang diapit lima kursi.
Ini bukan benda biasa.
Ini adalah meja tempat para pejuang 14 Februari menyusunrencana untuk merebut Tangsi Belanda di Teling Manado.
Itu adalah Embrio dari peristiwa Merah Putih yang bersejarah itu.
Sayang meja itu dan sejumlah barang lainnya dilarang untuk di foto.
Menyusuri museum itu merupakan perjalanan panjang menyusuri lorong waktu.
Informasi yang dihimpun Tribun manado, terdapat 1800 barang di dalam Museum.
| Isi Museum Daerah Sulut yang Baru Diresmikan, Mulai Alkitab Pengijil Belanda Hingga Keramik Cina |
|
|---|
| Gubernur YSK: 90 Persen Data Sejarah Daerah Sudah Terdokumentasi di Museum Nasional Sulut |
|
|---|
| Peresmian Museum Nasional Sulut, Gubernur Yulius: Anak-anak Wajib Kenal Sejarah Daerah |
|
|---|
| Tiba di Museum Daerah Sulut, Fadli Zon Disambut Pesta Budaya, Dipasangi Topi Adat |
|
|---|
| Penampakan Museum Daerah Sulut Sebelum Diresmikan Jumat Malam Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Museum-daerah-Sulawesi-Utara-ramai-pengunjung-hingga-turis-asing.jpg)