Museum Daerah Sulut
Kian Ramai, Ini Jawal Daftar Kunjungan di Museum Daerah Sulut, Hari Minggu Buka
Informasi dari Pemprov Sulut, Museum itu kini buka setiap hari. Kecuali tanggal merah.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Glendi Manengal
Tribunmanado.com sambangi museum tersebut Kamis (4/6/2026) siang.
Suasana lagi ramai.
Tribun tiba hampir bersamaan dengan dua orang mahasiswi.
Di luar, masih ada beberapa pengunjung yang hendak menghampiri.
"Di dalam masih banyak pengunjung," kata seorang penjaga Museum.
Tribun manado masuk dengan dituntun seorang guide.
Suasana memang beda jauh dari sebelumnya.
Beberapa tahun lalu, Tribun sempat mendatangi lokasi itu dan mendapati ruangan yang pengap, gelap serta panas.
Kini museum tampak modern dengan permainan lampu serta fasilitas digital.
Begitu memasuki pintunya, suasana sejuk langsung terasa di kulit yang sebelumnya hampir melepuh karena panas di luar sana.
Ikan Coelacanth langsung menyambut setiap pengunjung.
Tubuh ikan purba yang sudah diformalin tersebut berada dalam sebuah benda kaca mirip akuarium.
Di bawah ikan itu terdapat kertas dengan barcode. "Nanti akan terpampang segala informasi tersebut melalui barcode," katanya.
Dari ikan ke Alkitab.
Sebuah ruangan memajang Alkitab yang sudah sangat tua, bersama dengan mimbar serta alat perjamuan.
| Isi Museum Daerah Sulut yang Baru Diresmikan, Mulai Alkitab Pengijil Belanda Hingga Keramik Cina |
|
|---|
| Gubernur YSK: 90 Persen Data Sejarah Daerah Sudah Terdokumentasi di Museum Nasional Sulut |
|
|---|
| Peresmian Museum Nasional Sulut, Gubernur Yulius: Anak-anak Wajib Kenal Sejarah Daerah |
|
|---|
| Tiba di Museum Daerah Sulut, Fadli Zon Disambut Pesta Budaya, Dipasangi Topi Adat |
|
|---|
| Penampakan Museum Daerah Sulut Sebelum Diresmikan Jumat Malam Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Museum-daerah-Sulawesi-Utara-ramai-pengunjung-hingga-turis-asing.jpg)