Opini
Refleksi Idul fitri 1447 H, Fitrah: View Lokal, Makna Global
Secara konsisten, Setara Institute menempatkan Manado dalam jajaran enam besar kota paling toleran di Indonesia.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Oleh Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado Ferdinand Dumais
KOTA Manado patut berbangga menyandang julukan sebagai Kota Toleransi.
Secara konsisten, Setara Institute menempatkan Manado dalam jajaran enam besar kota paling toleran di Indonesia.
Hal ini bukan tanpa alasan; modal dasarnya adalah "DNA" masyarakat Manado yang inklusif, sejuk, dan damai sebuah fondasi utama bagi stabilitas politik dan ekonomi daerah.
Sejak tahun 2026, Manado telah menjadi barometer kerukunan nasional. Prestasi ini diperkuat dengan raihan peringkat ketiga kategori Kinerja Terbaik Pemerintah Kota dalam Harmoni Award tahun 2025.
Bukti nyata dari harmoni ini dapat disaksikan di Kampung Arab (Kelurahan Istiqlal) melalui Tradisi Iwad.
Tradisi berkunjung dari rumah ke rumah untuk mendoakan keselamatan bersama ini telah menjadi role model silaturahmi di Indonesia.
Sikap toleran masyarakat ini sejalan dengan pemikiran filsuf Maroko, Mohamad Abid Al-Jabiri, dalam mahakaryanya Naqd Al-Aql al-Arabi (Kritik Nalar Arab).
Ia menawarkan tiga pendekatan epistemologi Islam: Bayani (ijtihad berbasis teks), Irfani (pengetahuan intuitif), dan Burhani (penalaran/penelitian).
Memaknai Kembali Fitrah
Landasan berpikir di atas membawa kita pada konsep Fitrah. Fitrah adalah entitas dan sintesis dari kesatuan berpikir, merasa, dan bertindak sesuai suara Sang Pencipta yang bersemayam dalam diri manusia.
Sejatinya, Fitrah adalah potensi bawaan yang suci murni, di mana setiap insan dibekali nurani dan kekuatan moral untuk membedakan yang benar dan salah:
Al-Hanif: Karakter lurus, jujur, dan memiliki empati tinggi.
Kebenaran Absolut: Menyadari Allah sebagai Dzat Kebenaran yang hakiki.
Proses Dinamis: Fitrah tidak bersifat statis, melainkan sebuah persemaian yang terus berproses.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ketua-Fraksi-Gerindra-DPRD-Manado-Ferdinand-Dumais-sumber-foto-dari-Ferdinand-Dumais.jpg)