Politik Sulut
Jelang Musda Partai Golkar Sulut, MEP: Saya Ingin Golkar Diterima Semua Lapisan
Legislator yang akrab disapa MEP ini menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD I Golkar Sulut.
Penulis: Chintya Rantung | Editor: Chintya Rantung
Ringkasan Berita:
- Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara yang dijadwalkan pada akhir Maret ini, sosok Michaela Elsiana Paruntu (MEP) menjadi pusat perhatian
- Legislator yang akrab disapa MEP ini menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD I Golkar Sulut
- MEP mengungkapkan bahwa niatnya maju bukan sekadar dorongan keluarga, melainkan kerinduan pribadi untuk membawa beringin Sulut
TRIBUNMANADO.CO.ID – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Utara yang dijadwalkan pada akhir Maret ini, sosok Michaela Elsiana Paruntu (MEP) menjadi pusat perhatian.
Legislator yang akrab disapa MEP ini menyatakan kesiapannya untuk bertarung memperebutkan kursi Ketua DPD I Golkar Sulut.
Dalam wawancara eksklusif bersama Tribun Manado, MEP mengungkapkan bahwa niatnya maju bukan sekadar dorongan keluarga, melainkan kerinduan pribadi untuk membawa beringin Sulut kembali berjaya dan lebih inklusif bagi generasi muda.
1. Siap Mental dan Kantongi 70 Persen Dukungan DPD II
Menghadapi kontestasi ini, MEP mengaku telah melakukan persiapan matang, baik secara pribadi maupun organisatoris. Ia mengklaim telah mengantongi mayoritas dukungan dari pemegang suara di daerah.
Dukungan Internal: Dari 15 DPD II yang ada di Sulawesi Utara, MEP menyebut sekitar 70 persen sudah menyatakan dukungan.
MEP telah berkomunikasi langsung dengan pengurus DPP dan menyampaikan niatnya kepada Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.
Berdasarkan informasi saat buka puasa bersama DPP, Musda diperkirakan digelar dalam waktu dekat, kemungkinan besar di akhir Maret atau setelah Lebaran.
2. Patahkan Tren Penurunan Kursi dengan Strategi Suara
Menanggapi data penurunan jumlah kursi Golkar di DPRD Provinsi dalam beberapa pemilu terakhir, MEP memberikan pandangan optimis. Menurutnya, meski kursi berkurang, perolehan suara Golkar sebenarnya mengalami peningkatan.
"Jangan hanya melihat jumlah kursi, kita harus lihat jumlah pemilih. Buktinya, posisi kita naik dari Wakil Ketua 2 menjadi Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi karena peningkatan suara. Target ke depan jelas: tambah kursi di Provinsi maupun Kabupaten/Kota," tegas MEP.
3. Komitmen "Tegak Lurus" dan Rangkul Semua Fraksi
Salah satu kekhawatiran dalam Musda adalah munculnya faksi-faksi internal yang dapat memicu perpecahan.
MEP menegaskan akan mengadopsi gaya kepemimpinan Ketum Bahlil Lahadalia dalam menjaga soliditas.
MEP menjamin akan tetap tertib dan tegak lurus dengan arahan DPP.
| Elite Politik Ramai-Ramai Gabung Gerindra Sulut, Akademisi Josef Kairupan: Efek Magnet Kekuasaan |
|
|---|
| Daftar Ketua Parpol di Sulawesi Utara Jelang Pileg 2029, Dua Srikandi Siap Bertarung |
|
|---|
| Konsolidasi Internal Tuntas, Goes to 2029: Ini Pimpinan Terkini Tujuh Parpol Besar di Sulut |
|
|---|
| MEP Ungkap Alasan Lepas Status ASN Dosen hingga Jadi Seorang Politisi |
|
|---|
| Restu CEP ke MEP Pimpin Golkar Sulut, Baso Affandi: Isyarat Transisi Elegan Jelang Musda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/TRIBUN-PODCAST-Wakil-Ketua-DPRD-Sulut-MichaeGJGJGHJ.jpg)