Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

DPRD Sulut

Curhat Pimpinan Diler Mobil dan Motor di DPRD Sulut, Penjualan Turun

Puluhan pimpinan diler mobil dan motor curhat di Komisi II DPRD Sulawesi Utara, Selasa 3 Februari 2026

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
DILER: Rapat dengar pendapat Komisi II DPRD Sulawesi Utara bersama pimpinan diler mobil dan motor Sulut terkait penerapan opsen pajak kendaraan baru di ruang serbaguna, Selasa 3 Februari 2026. 

"Provinsi lainnya menerapkan keringanan, penurunan opsen pajak. Ini menyebabkan harga penjualan mobil di Sulut jadi yang tertinggi di Sulawesi selain Gorontalo," katanya. 

Ia membeber, padahal sebelumnya telah ada imbauan Kemenkeu terkait penerapan opsen pajak seharusnya tarif pajak induknya diturunkan lebih dulu.

Pemerintah daerah seharusnya memperhatikan beban pajak yang diembankan ke konsumen. 

Karena itu, para pimpinan  diler yang tergabung dalam Sulut Automotive (Auto) meminta Pemprov Sulut meninjau ulang penerapan opsen pajak BBNKB1 (pajak mobil baru). 

Rolandy Kamea, Manajer Hasjrat Toyota Bitung mengatakan, dampak dari opsen pajak baru menekan penjualan unit mobil Toyota hingga 40 persen. 

"Ini bumerang. Maksudnya mau mendorong penerimaan daerah tapi menerapkan aturan yang menekan industri otomotif," ungkap Kamea. 

Kondisi saat ini menjadikan diler mobil dan motor kesulitan menyusun skema penjualan dan menetapkan harga OTR (On The Road). 

"Prospek ada, daya beli ada tapi harga terlalu mahal. Semoga bisa ada relaksasi pajak seperti tahun 2025 yang nilainya ekuivalen dengan tahun 2024," katanya. 

Sementara, Yudha Hendarwan, Direktur Sinar Galesong Prima (Suzuki) mengatakan, penerapan opsen ini serta kebijakan bebas pajak biaya balik nama kendaraan dari luar daerah justru menurunkan potensi pajak daerah. 

"Pengalaman kami awal tahun ini, ada konsumen yang sudah SPK, justru batal dan membeli unit di Jakarta dan Gorontalo. Meskipun mereka pakai nama orang lain. Alasannya, harga di daerah lain lebih murah, lalu balik nama di Manado, gratis," kata

Menanggapi penyampaian pimpinan diler, Inggried JNN Sondakh mengatakan, komisi II memediasi menyusul permintaan pimpinan diler otomotif beberapa waktu lalu. 

"Pertemuan ini kita maksudkan agar ada mendengarkan keluh kesah, sehingga bisa bisa meneruskan aspirasi ke pihak eksekutif," kata putri dari mendiang mantan Gubernur Sulut, Adolf Joke Sondakh.

Turut dalam pertemuan ini, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Utara, June Silangen; Kabid Pajak, Harold Lumempow dan Kepala Samsat Manado, Michael Langel.(NDO)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved