Sabtu, 9 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Publik Service

Daftar Jalan Rusak di Sulut Dikeluhkan Warga: Ada yang Semakin Parah dan Susah Dilewati Pengendara

Inilah daftar jalan di Sulawesi Utara (Sulut) yang dikeluhkan warga di bulan Januari 2026 ini.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Kolase Tribun Manado
JALAN RUSAK - Potret jalan-jalan lubang di Sulawesi Utara yang jadi sorotan warga sepanjang Januari 2026. Berikut ini merupakan daftar jalan di Sulawesi Utara (Sulut) yang dikeluhkan warga di bulan Januari 2026 ini. 

 Kerusakan ini dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, mengingat Pierre Tendean merupakan salah satu jalan utama dengan lalu lintas yang padat.

Warga sekitar bernama Wawan mengatakan kerusakan jalan sudah mulai terlihat di beberapa sisi. 

"Sepertinya sudah mulai harus diperbaiki. Memang agak rawan karena ini jalan utama dan lalu lintasnya sangat padat, banyak kendaraan besar yang melintas juga,” ujar Wawan, Senin (12/1/2026). Baca selengkapnya di sini

RUSAK - Kondisi ruas jalan di Desa Binjeita, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Kamis (15/1/2026).
RUSAK - Kondisi ruas jalan di Desa Binjeita, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Kamis (15/1/2026). (Tribun Manado/Alpri Agogoh)

6. Jalan Rusak di Desa Binjeita Boltara, BPJN Sulut: Akhir Januari 2026 Diperbaiki di Beberapa Titik

Jalan rusak di ruas jalan Trans Sulawesi Desa Binjeita, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sulawesi Utara (Sulut) belum juga diperbaiki hingga hari ini, Kamis (15/1/2026).

Padahal kondisi jalan tersebut sudah rusak parah dan sangat membahayakan penguna jalan. 

"Jalan ini sudah rusak sejak awal Bulan Desember 2025 dan hingga kini belum juga mendapatkan perhatian dari pemerintah," ucap Fais Tunggil warga Desa Binjeita.

Fais berharap jalan rusak ini segera mendapat perhatian dari pemerintah karena jalan tersebut merupakan jalur penghubung antar provinsi.

Menanggapi hal itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Satker PJN Wilayah II Sulut, Renly Sembiring, mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu kontrak untuk memperbaiki ruas jalan tersebut.

Dikatakannya, BPJN Sulut tengah menyiapkan metode penanganan darurat seperti patching (penambalan) demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas.

"Dipastikan akhir bulan Januari 2026 ini sudah mulai diperbaiki. Dan itu untuk beberapa titik kerusakan yang ada di Boltara," singkatnya. Baca selengkapnya di sini

JALAN RUSAK - Jalan rusak masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utar
JALAN RUSAK - Jalan rusak masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utar (Dok. Warga/Istimewa)

7. Jalan Rusak di Kecamatan Tengah Minsel

Jalan rusak masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Salah satu jalan rusak yang harus mendapat perhatian dari pemerintah ada di Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Pasalnya, jalan di Kecamatan Tenga tersebut sudah rusak sangat parah.

Pantauan Tribunmanado.co.id tiap kali hujan turun jalan tersebut bak kolam ikan.

Menurut Meyer salah satu warga, kondisi jalan di Kecamatan Tenga sudah semakin parah.

Bahkan kendaraan roda dua sangat sulit melewati jalan tersebut.

"Kalau hujan banyak kubangan disini. Kerusakannya sangat parah dari tahun ke tahun," tegasnya.

Selain itu, pada malam hari kondisi jalan sangat gelap.

Hal ini berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

"Ini jalan yang sangat strategis karena dekat dengan pasar Tenga. Malam hari gelap dan berbahaya bagi pengendara," tuturnya.

Tak hanya itu saja, kecamatan Tenga memiliki aktifitas ekonomi cukup tinggi.

"Banyak kendaraan yang melewati jalan ini, harusnya ini jadi perhatian pemerintah," tegas dia.

Warga berharap Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar secepatnya memperbaiki jalan tersebut.

"Harapan kami bisa segera diperbaiki, sebelum ada yang korban," tegas dia. Baca selengkapnya di sini 

Tentang Sulawesi Utara

Sulawesi Utara disingkat Sulut adalah salah satu provinsi yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi, Indonesia, dengan ibu kota terletak di Kota Manado. 

Sulawesi Utara atau Sulut berbatasan dengan Laut Maluku dan Samudra Pasifik di sebelah timur, Laut Maluku dan Teluk Tomini di sebelah selatan, Laut Sulawesi dan Provinsi Gorontalo di sebelah barat, dan Provinsi Davao Occidental di sebelah utara.

Penduduk Sulawesi Utara pada akhir tahun 2024 berjumlah 2.645.291 jiwa, dan luas wilayahnya adalah 13.892,47 km2.

Sulawesi Utara memiliki kepulauan dengan jumlah pulau sebanyak 287 pulau dengan 59 di antaranya berpenghuni.

Wilayah administratif Sulawesi Utara terbagi menjadi 4 kota dan 11 kabupaten dengan 1.664 desa/kelurahan.

Sulawesi Utara terbagi menjadi dua zona yaitu zona selatan yang berupa dataran rendah dan dataran tinggi serta zona utara yang meliputi kepulauan.

Zona ekonomi eksklusif Sulawesi Utara mencapai 190.000 km2 dengan pesisir pantai sepanjang 2.395,99 km dan luas hutan mencapai 701. 885 hektare. (Isv/Art/Pri)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved