Opini
Bank SulutGo 2025: Kinerja Solid dan Tantangan Menjaga Kualitas Pertumbuhan
Dalam konteks tersebut, capaian BSG sepanjang 2025 dapat dibaca sebagai hasil dari pengelolaan yang semakin berhati-hati dan profesional.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Indry Panigoro
Ringkasan Berita:
- Bank SulutGo menunjukkan kinerja yang solid pada tahun 2025, dengan menjaga stabilitas usaha, memperkuat fundamental keuangan, dan mendukung perekonomian Sulawesi Utara dan Gorontalo.
- Kinerja bank ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi regional yang relatif solid.
- Capaian Bank SulutGo pada tahun 2025 merupakan hasil dari pengelolaan yang semakin berhati-hati dan profesional.
Oleh: Prof Joy E Tulung SE MSc PhD
Guru Besar FEB Unsrat dan Ketua ISEI Cabang Manado Sulut
SEPANJANG tahun 2025, Bank SulutGo menunjukkan kinerja yang patut diapresiasi sebagai bank pembangunan daerah di tengah tantangan perlambatan ekonomi global dan nasional.
Ketika perekonomian dunia memasuki fase low growth yang penuh kehati-hatian, BSG menjaga stabilitas usaha, memperkuat fundamental keuangan, serta tetap berperan aktif dalam mendukung perekonomian Sulawesi Utara dan Gorontalo.
Secara makro, kondisi ini sejalan dengan kinerja ekonomi regional yang relatif solid. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang berada di atas rata-rata nasional memberikan ruang bagi perbankan daerah untuk tetap menjalankan fungsi intermediasi, meskipun tekanan eksternal dan ketidakpastian global belum sepenuhnya mereda.
Dalam konteks tersebut, capaian BSG sepanjang 2025 dapat dibaca sebagai hasil dari pengelolaan yang semakin berhati-hati dan profesional.
Dari sisi kinerja keuangan, pertumbuhan laba yang signifikan menjadi salah satu sorotan utama.
Laba yang meningkat lebih dari 24 persen (yoy) mencerminkan perbaikan profitabilitas, yang juga tercermin pada kenaikan Return on Asset (ROA) menjadi 1,65 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 17,19 persen.
Likuiditas bank juga menunjukkan perbaikan, dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang turun ke level yang lebih sehat.
Capaian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan Bank SulutGo tidak semata bersifat ekspansif, tetapi juga disertai upaya penguatan struktur keuangan.
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga yang cukup tinggi mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BSG.
Bagi bank daerah, kepercayaan publik merupakan aset strategis. Tanpa kepercayaan, fungsi intermediasi tidak akan berjalan optimal.
Dalam hal ini, BSG berhasil menjaga persepsi positif masyarakat di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.
Namun demikian, sebagai seorang akademisi ekonomi, saya memandang kinerja tersebut secara proporsional.
Pertumbuhan kredit yang relatif moderat serta kenaikan rasio kredit bermasalah (NPL) perlu dicermati sebagai sinyal penting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kolase-foto-Prof-Joy-E-Tulung-SE-MSc-PhDGuru-Besar-FEB-Unsrat.jpg)