Aktivitas Gunung Karangetang
Breaking News, Aktivitas Gunung Karangetang Masih Waspada, Terpantau Guguran Lava dan Sinar Api
Aktivitas Gunung Karangetang masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan periode pengamatan 6 April 2026.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Dewangga Ardhiananta
Ringkasan Berita:
- Aktivitas Gunung Karangetang masih berada pada Level II
- Pada malam hari, terlihat sinar api dengan ketinggian sekitar 10–20 meter
- Terpantau guguran lava pijar dari Kawah Utara ke arah selatan-barat daya sejauh kurang lebih 300 meter
TRIBUNMANADO.CO.ID - Aktivitas Gunung Karangetang masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan periode pengamatan 6 April 2026.
Gunung Karangetang terletak di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut).
Laporan yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, kondisi cuaca di sekitar gunung bervariasi mulai dari cerah hingga hujan, dengan suhu udara berkisar 20,3 hingga 25,9 derajat Celsius serta kelembaban tinggi mencapai 100 persen.
Secara visual, gunung tampak jelas dengan asap kawah berwarna putih berintensitas sedang hingga tebal, dengan tinggi 10 hingga 20 meter di atas puncak.
Pada malam hari, terlihat sinar api dengan ketinggian sekitar 10–20 meter.
Selain itu, terpantau guguran lava pijar dari Kawah Utara ke arah selatan-barat daya sejauh kurang lebih 300 meter.
Suara gemuruh lemah hingga kuat juga terdengar dari puncak gunung.
Dari sisi kegempaan, tercatat 23 kali gempa hembusan, 3 kali tremor non-harmonik, 6 kali tremor harmonik, serta 82 kejadian gempa tektonik jauh.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Pos Pengamatan Gunung Karangetang, Yudia P. Tatipang, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang telah dikeluarkan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di dalam radius bahaya yang telah ditetapkan. Aktivitas gunung masih fluktuatif dan potensi guguran lava maupun awan panas bisa terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung.
“Warga di bantaran sungai perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi lahar hujan, terutama saat curah hujan meningkat,” tambahnya.
PVMBG sendiri merekomendasikan agar masyarakat dan wisatawan tidak mendekati area dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama, serta perluasan sektoral ke arah selatan-barat daya sejauh 2,5 kilometer.
Dengan kondisi yang masih belum stabil, masyarakat diharapkan tetap tenang namun siaga serta terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang.
(TribunManado.co.id/Edu)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK
| Gunung Karangetang Sitaro Sulut Keluarkan Asap dan Lava, PVMBG Minta Warga Jauhi Kawah hingga 2,5 Km |
|
|---|
| Warga Diminta Waspada Usai Ada Suara Gemuruh dari Gunung Karangetan Siau Sitaro Sulut: Muncul Asap |
|
|---|
| Gunung Karangetang Sitaro Sulut Kini Berada di Level 2 Waspada, Ini Imbauan untuk Masyarakat |
|
|---|
| Gunung Karangetang di Sitaro Berada pada Level 3 Siaga, Berikut Imbauan untuk Masyarakat |
|
|---|
| Cerita Adriana Manimaes, Pengungsi Karangetang yang Tak Bisa Berkebun Karena Takut Kondisi Gunung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Aktivitas-Gunung-Karangetang-masih-berada-pada-Level-II.jpg)