Jumat, 5 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Sangihe

Dinkesda Sangihe Luncurkan Program SANTER-TB, Kader Kesehatan Dilibatkan Percepat Eliminasi TBC

Pemkab Sangihe melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) terus memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) lewat Program SANTER-TB.

Tayang:
Dok. Pemda Sangihe
PELATIHAN - Pemkab Sangihe melalui Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) terus memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dengan meluncurkan Program SANTER-TB (Sistem Akselerasi Nusantara Tangguh Eliminasi Tuberkulosis). Puluhan kader kesehatan dari berbagai kelurahan ikut pelatihan dan nantinya akan dilibatkan dalam program tersebut. 

Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga menyediakan layanan konsultasi kesehatan yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) dan chatbot untuk membantu pasien memperoleh informasi terkait pengobatan maupun efek samping yang dialami selama terapi.

Data Dinkesda mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat 547 kasus TBC di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Sementara hingga Mei 2026, tercatat 167 pasien yang sedang menjalani penanganan, terdiri dari 162 kasus TBC sensitif obat dan lima kasus TBC resisten obat.

Meski angka temuan kasus mengalami peningkatan, Handry menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem deteksi dan pencarian kasus berjalan semakin efektif.

"Semakin banyak kasus yang ditemukan, berarti semakin banyak pasien yang bisa segera mendapatkan pengobatan. Yang berbahaya justru jika kasus tidak terdeteksi dan terus menularkan penyakit kepada orang lain," tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan eliminasi TBC membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor swasta, organisasi masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh adat.

Saat ini Program SANTER-TB masih diterapkan sebagai proyek percontohan di tiga kecamatan.

Namun apabila hasil evaluasi menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan penemuan kasus dan keberhasilan pengobatan, program tersebut akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

"Kami berharap program ini menjadi model penanganan TBC berbasis masyarakat yang efektif dan nantinya dapat diterapkan di seluruh wilayah Sangihe," pungkas Handry. (Edu)

Baca juga: Bupati Sangihe Michael Thungari Tekankan Pentingnya Legalitas Keluarga saat Hadiri Nikah Massal

 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved