Pemkab Sangihe
Bupati Sangihe Jemput Bola ke KKP, Usulkan Santiago Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, mengambil langkah aktif guna mendorong percepatan pembangunan sektor perikanan di wilayahnya.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE, MM, mengambil langkah aktif guna mendorong percepatan pembangunan sektor perikanan di wilayahnya.
- Sangihe daerah kepulauan di Provinsi Sulawesi Utara yang berjarak sekitar 320 kilometer dari Manado (Ibu Kota Provinsi).
- Menempuh perjalanan laut selama 10 hingga 12 jam.
TRIBUNMANADO,CO,ID, TAHUNA — Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE, MM, mengambil langkah aktif guna mendorong percepatan pembangunan sektor perikanan di wilayahnya.
Sangihe daerah kepulauan di Provinsi Sulawesi Utara yang berjarak sekitar 320 kilometer dari Manado (Ibu Kota Provinsi).
Menempuh perjalanan laut selama 10 hingga 12 jam.
Upaya pembangunan sektor perikanan oleh Bupati Sangihe diwujudkan melalui audiensi dengan Ridwan Mulyana selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kamis (26/02/2026).
Pertemuan strategis berlangsung di Ruang Rapat Nelayan 1, Gedung Mina Bahari II, Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Bupati didampingi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Asisten I Sekda, Kepala Dinas Perikanan, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika daerah.
Dalam pemaparannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan kondisi terkini sektor perikanan di Sangihe.
Ia menilai, dalam setahun terakhir, intervensi program dari KKP RI berupa dukungan sarana dan prasarana perikanan tangkap masih relatif terbatas dibanding periode sebelumnya.
“Melalui audiensi ini, kami membawa aspirasi nelayan sekaligus memaparkan potensi besar daerah. Kami berharap KKP RI dapat memberi perhatian khusus melalui dukungan sarana dan prasarana perikanan tangkap,” ujar Thungari.
Sebagai tindak lanjut konkret, Pemkab Sangihe menyerahkan proposal usulan lokasi program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna.
Lokasi tersebut dinilai telah memenuhi sejumlah kriteria utama, mulai dari ketersediaan lahan, keberadaan lembaga pengelola, hingga tingginya potensi aktivitas perikanan tangkap di kawasan inti maupun wilayah penyangga.
Proposal diterima langsung oleh Ridwan Mulyana yang juga menjabat Ketua Satgas Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Anggaran 2026. Dokumen usulan itu dipastikan telah terekam dalam sistem pendaftaran resmi KKP.
Dalam arahannya, Sesditjen menyambut positif inisiatif Pemerintah Kabupaten Sangihe dan meminta daerah menunggu jadwal survei lapangan yang akan segera dilakukan tim kerja KKP RI dalam waktu dekat.
Bupati Michael Thungari optimistis, jika Kelurahan Santiago ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, maka dampaknya akan signifikan terhadap penguatan sektor perikanan sekaligus peningkatan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Sebagai informasi, program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan salah satu prioritas KKP RI tahun 2026 yang diarahkan untuk mentransformasi kampung nelayan tradisional menjadi pusat ekonomi produktif dan berdaya saing, sejalan dengan agenda ketahanan pangan nasional.
Baca Berita Tribun Manado di Google News
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK
| Sukacita Iman HUT ke-169 GMIST Bait-El Lapango, Wabup Bulahari Hadiri Perayaan dan Resmikan Gedung |
|
|---|
| Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Dipercepat, Bupati Michael Thungari Tegaskan Komitmen Sangihe |
|
|---|
| Pemkab Sangihe Buka Tes Kemampuan Akademik SD Tahun 2026, Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan |
|
|---|
| Bupati Michael Thungari Tutup Kejuaraan Tinju Piala Bupati Sangihe 2026, SBC Juara Umum |
|
|---|
| Bupati Michael Thungari Apresiasi Muscab PKB Sangihe, Soroti Pentingnya Konsolidasi Partai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/BERTEMU-Bupati-Kepulauan-Sangihe-Michael-Thungari-SE-MM-audiensi-dengan-Ridwan-MulyanaYT.jpg)