Pemkab Sangihe
167 KDMP Se-Sangihe Sulut Terbentuk, Baru Satu Jalankan Usaha Aktif
Pembentukan koperasi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi presiden guna memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Indry Panigoro
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 167 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah resmi terbentuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe sejak Mei 2025.
- Hingga Februari 2026, baru satu koperasi yang aktif beroperasi, yakni KDMP Kampung Matutuang di Kecamatan Marore.
- Pemkab Sangihe melalui Dinas Koperasi terus mendorong percepatan operasional KDMP lain lewat usulan dukungan anggaran 2026 dan pendampingan langsung maupun daring, dengan menekankan peran aktif pengurus di tiap desa dan kelurahan.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Sangihe - Sebanyak 167 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah resmi terbentuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) pada Mei 2025.
Pembentukan koperasi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi presiden guna memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
KDMP tersebar di 145 kampung dan 22 kelurahan se-Sangihe.
Kabupaten Kepulauan Sangihe adalah sebuah kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Ibu kota kabupaten ini adalah Tahuna.
Di Tahuna, pusat Kota Sangihe dan pelabuhan utama berada di kawasan yang sama.
Pelabuhan yang dimaksud umumnya adalah Pelabuhan Nusantara Tahuna, yang terletak di pusat Kota Tahuna.
Dari pusat Kota Tahuna (sekitar area Pasar Towo’e / Kantor Bupati) ke Pelabuhan Nusantara Tahuna hanya sekitar 500 meter hingga 1 kilometer.
Waktu tempuh sekitar 2-5 menit menggunakan kendaraan, atau bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 5–10 menit, tergantung titik awal di pusat kota.
Kembali ke topik KDMP, program ini diarahkan untuk mendorong kemandirian pangan, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam pengelolaan usaha berbasis komunitas.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jan Ch. O Paransi, SH, MH, Dalam Wawancara Tribunmanado, Jumat (13/02/2026), menjelaskan bahwa seluruh KDMP telah mengantongi legalitas resmi berupa akta notaris sejak 2025.
“Ada 145 kampung dan 22 kelurahan. Jadi total 167 KDMP sudah memiliki akta notaris dan resmi terbentuk pada tahun 2025,” ujarnya.
Meski demikian, hingga Februari 2026, baru satu KDMP yang tercatat aktif menjalankan usaha, yakni KDMP Kampung Matutuang di Kecamatan Marore.
Koperasi tersebut bergerak dalam pendistribusian minyak tanah dan pertalite bagi nelayan setempat.
“Yang usahanya sudah berjalan baru satu, yaitu KDMP Matutuang. Mereka fokus pada distribusi minyak tanah dan pertalite untuk nelayan,” jelas Paransi.
| Wabup Sangihe Tandai Pembangunan Kantor Resort Tatoareng, Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Gereja |
|
|---|
| Wabup Sangihe Tendris Bulahari Pimpin Apel Perdana, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN |
|
|---|
| Wakil Bupati Tendris Bulahari Buka TKA Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 1 Tahuna Sangihe Sulut |
|
|---|
| Bupati Sangihe Michael Thungari Buka Tes Kemampuan Akademik di SMPN 2 Tahuna, Diikuti 1.774 Siswa |
|
|---|
| Halal Bihalal di Tabukan Utara Sangihe, Bupati Thungari Tekankan Persatuan dan Toleransi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/KADIS-Kepala-Dinas-Koperasi-Kabupaten-Kepulauan-Sangihe-Jan-Ch-O-Paransi-SH-MH.jpg)