Senin, 8 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

Gempa Magnitudo 3,9 Terjadi di Pangandaran Jawa Barat, Getaran Dirasakan hingga Parigi

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Terjadi pada pada Minggu (7/6/2026).

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
BMKG - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. BMKG melalui akun X BMKG menyebut gempa bumi terjadi pada pada Minggu (7/6/2026) pukul 09.35 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
  • BMKG melalui akun X BMKG menyebut gempa bumi terjadi pada pada Minggu (7/6/2026) pukul 09.35 WIB.
  • Pusat gempa berada di laut.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

BMKG melalui akun X BMKG menyebut gempa bumi terjadi pada pada Minggu (7/6/2026) pukul 09.35 WIB.

Pusat gempa berada di laut.

Terletak di koordinat 8.12 lintang selatan, 107.89 bujur timur.

Lokasi tersebut berada sekitar 81 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.

Kedalaman gempa 7 kilometer.

Guncangan gempa ini dilaporkan dirawasakn di wilayah Parigi dengan skala II MMI.

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved