Senin, 8 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

BMKG Mendeteksi Gempa Bumi di Labuan Bajo NTT, Sabtu 6 Juni 2026

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi di wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/6/2026).

Tayang:
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
INFO BMKG - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi di wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/6/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pukul 13:18:32 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi di wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/6/2026).
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pukul 13:18:32 WIB.
  • Menurut data BMKG yang dirilis melalui akun X BMKG, pusat gempa terletak pada koordinat 8.39 lintang selatan, 119.82 bujur timur.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi di wilayah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/6/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pukul 13:18:32 WIB.

Menurut data BMKG yang dirilis melalui akun X BMKG, pusat gempa terletak pada koordinat 8.39 lintang selatan, 119.82 bujur timur.

Berada di laut sekitar 14 kilometer barat laut Labuan Bajo.

Petugas mencatat gempa ini berpusat di kedalaman sekitar 171 kilometer di bawah permukaan laut.

BMKG menekankan bahwa data yang dibagikan ini mengandalkan kecepatan. 

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG dalam akun X BMKG.

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved