Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Anggota Brimob Ditikam

Kronologi Lengkap dan Identitas 4 Anggota Brimob yang Ditikam di Labuan Bajo Usai Acara Syukuran

Untuk mengusut kasus tersebut, Propam Polda NTT dan POM AD membentuk tim gabungan guna melakukan penyelidikan secara transparan.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Dok. Istimewa/Tribun Banten.com
PENIKAMAN - Kasus penikaman terhadap empat anggota Brimob di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, mulai menemui titik terang. Insiden yang terjadi usai acara syukuran pada Kamis (11/6/2026) dini hari itu diduga dipicu kesalahpahaman dan melibatkan oknum anggota TNI AD. Untuk mengusut kasus tersebut, Propam Polda NTT dan POM AD membentuk tim gabungan guna melakukan penyelidikan secara transparan. 

Ringkasan Berita:
  • Empat anggota Brimob ditikam usai menghadiri acara syukuran di Waemata, Labuan Bajo, saat hendak pulang sekitar pukul 01.00 WITA.
  • Korban penikaman adalah Bripda Rizky Muli Emi, Bripda Fadhel Akbar, Bharada Bernadus Boli Koten, dan Bharada Gilbert Nathanael Lay. Seluruhnya telah menjalani perawatan dan operasi medis.
  • Propam Polda NTT dan POM AD turun tangan menyelidiki dugaan keterlibatan oknum TNI AD, sementara TNI dan Polri menegaskan sinergitas kedua institusi tetap terjaga.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus penikaman terhadap empat anggota Brimob di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, mulai menemui titik terang.

Insiden yang terjadi usai acara syukuran pada Kamis (11/6/2026) dini hari itu diduga dipicu kesalahpahaman dan melibatkan oknum anggota TNI AD.

Untuk mengusut kasus tersebut, Propam Polda NTT dan POM AD membentuk tim gabungan guna melakukan penyelidikan secara transparan.

Baca juga: Speedboat Angkut 10 Penumpang Tenggelam di Perairan Maluku, Ini Daftar Nama 7 Korban Hilang

Melansir Kompas.com, Kasus penikaman yang menimpa sejumlah anggota Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, mulai menemui titik terang. 

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (11/6/2026) dini hari tersebut diduga melibatkan oknum anggota TNI Angkatan Darat (AD).

Pihak TNI dan Polri di tingkat wilayah maupun daerah langsung bergerak cepat untuk meredam situasi demi memastikan wilayah pariwisata super-prioritas tersebut tetap kondusif.

Kronologi Kejadian, Berawal dari Salah Paham Spontan

Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Sat Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula saat para personel Brimob menghadiri acara Misa syukuran pelantikan salah satu anggota polisi yang baru lulus, yakni Bripda JGR.

Acara tersebut digelar di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, pada Rabu (10/6/2026) malam.

"Pada pukul 20.30 Wita, misa syukur selesai dan dilanjutkan dengan acara bebas," tutur Antonio saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).

Ketegangan baru terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 Wita ketika acara telah selesai. Saat hendak pulang, sejumlah anggota Brimob berpapasan dengan tiga orang yang diduga sebagai pelaku.

"Salah seorang terduga pelaku langsung menendang salah satu anggota Brimob atas nama Bripda Rivaldo," ungkap Antonio.

Melihat Bripda Rivaldo ditendang, rekan-rekan Brimob lainnya mencoba melerai pertikaian tersebut.

Namun, situasi justru memanas hingga salah satu terduga pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menikam para korban.

Setelah melancarkan aksinya, ketiga terduga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian di Jalan Waemata.

Data Identitas dan Kondisi Korban

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved