Jumat Agung
Langit Mendung di Jumat Agung dan Tanda Perenungan Iman
Langit yang muram dianggap selaras dengan peringatan wafat Yesus Kristus di kayu salib sebuah momen duka dan perenungan mendalam.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Fenomena langit mendung saat Jumat Agung kerap menjadi perbincangan setiap tahun.
Banyak orang merasa hari itu identik dengan awan gelap, bahkan hujan yang turun menjelang sore.
Pengalaman yang terasa berulang ini kemudian membentuk anggapan seolah kondisi tersebut selalu terjadi.
Bagi sebagian umat Kristiani, suasana mendung bukan sekadar kebetulan.
Baca juga: Jumat Agung: Sunyi Salib, Nyata Kasih
Langit yang muram dianggap selaras dengan peringatan wafat Yesus Kristus di kayu salib sebuah momen duka dan perenungan mendalam.
Namun, pertanyaannya, apakah ini benar fenomena pasti, atau hanya persepsi yang terbentuk dari pengalaman dan tradisi?
Dalam kisah Injil, diceritakan bahwa Yesus ditangkap setelah Perjamuan Terakhir, diadili, lalu dibawa kepada Pontius Pilatus.
Meski tidak terbukti bersalah, Ia tetap dijatuhi hukuman salib.
Setelah disiksa dan dipermalukan, Yesus dipaksa memikul salib menuju Golgota, tempat Ia akhirnya disalibkan.
Di tengah penderitaan itu, Injil mencatat sebuah peristiwa penting.
Dimana terjadi sejak tengah hari hingga pukul tiga sore, kegelapan meliputi seluruh daerah.
Peristiwa ini sering dimaknai sebagai tanda alam yang turut “berduka” atas wafat-Nya.
Dari sinilah muncul pemahaman bahwa suasana gelap atau mendung pada Jumat Agung menjadi simbol perenungan akan pengorbanan tersebut.
Seiring waktu, pengalaman serupa yang dirasakan di berbagai daerah semakin menguatkan anggapan ini.
Ada yang meyakini setiap Jumat Agung selalu diawali langit mendung, bahkan disertai hujan atau petir menjelang pukul tiga sore.
| Ini Potret Tugas Pelayanan Bupati Minut Pnt Joune Ganda di Ibadah Perjamuan Kudus Jumat Agung |
|
|---|
| Daftar 45 Ucapan Jumat Agung 2026, Untuk Keluarga Hingga Sahabat |
|
|---|
| 478 Jemaat Ikuti Perjamuan Kudus Jumat Agung di GMIM Betlehem Kawangkoan Baru Minut |
|
|---|
| Umat Kristen dan Katolik di Manado dan Minahasa Gelar Via Dolorosa |
|
|---|
| Daftar 50 Twibbon Jumat Agung 2026 Gratis, Link Download dan Cara Pakai Mudah untuk Dibagikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ILUSTRASI-Pemandangan-langit-Manado-yang-mendung-BMKGu989.jpg)