Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Komcad

Catat, Sebanyak 4.000 ASN Bersiap Ikuti Pendidikan Komcad pada April 2026

Sebanyak 4.000 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga disiapkan untuk bergabung sebagai Komponen Cadangan (Komcad)

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Komponen Cadangan
PENDIDIKAN - Komcad SPPI 2025. Catat, Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga disiapkan untuk bergabung sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada semester pertama 2026. Sebanyak 4.000 ASN Bersiap Ikuti Pendidikan Komcad pada April 2026 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah akan melibatkan 4.000 ASN kementerian dan lembaga sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada semester pertama 2026.
  • Kebijakan ini bertujuan memperkuat sistem pertahanan di tengah perubahan dan kompleksitas ancaman yang tidak lagi bersifat konvensional.
  • Pendidikan Komcad bagi para ASN dijadwalkan mulai berlangsung pada April 2026 oleh Kementerian Pertahanan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah dinamika geopolitik dan ancaman yang kian kompleks mulai dari siber hingga disrupsi nonmiliter pemerintah mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi pertahanan nasional.

Sebanyak 4.000 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga disiapkan untuk bergabung sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada semester pertama 2026.

Melalui inisiatif yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, pendidikan dan pelatihan Komcad bagi para ASN dijadwalkan dimulai pada April 2026.

Baca juga: 155 P3K Paruh Waktu di Minahasa Tenggara Terima SK, Wabup Fredy Tuda Ingatkan soal Etos Kerja

Program ini menjadi bagian dari strategi pertahanan semesta, yang menempatkan sumber daya manusia sebagai elemen penting dalam menghadapi spektrum ancaman modern.

Langkah ini mencerminkan kesadaran bahwa tantangan keamanan tidak lagi bersifat konvensional semata.

Dengan membekali ASN melalui pendidikan Komcad, pemerintah berharap tercipta kesiapsiagaan nasional yang lebih solid dan terintegrasi dalam menjaga kedaulatan negara.

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mengatakan, program untuk semester pertama 2026 itu akan dimulai, setelah proses pengajuan nama dan seleksi dari kementerian dan lembaga (K/L) rampung.

“Mungkin nanti di akhir bulan depan kira-kira mungkin ya, April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti ya,” ujar Donny usai rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Donny menjelaskan, pendidikan Komcad bagi ASN merupakan bagian dari konsep kesemestaan pertahanan yang melibatkan seluruh komponen bangsa dalam upaya pertahanan negara.

“Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan,” kata Donny.

Dia menyampaikan, Kemenhan sebetulnya menargetkan seluruh ASN dapat menjadi bagian dari Komcad.

Namun, pada tahap awal, pemerintah akan memulai pendidikan Komcad terhadap 4.000 ASN yang berasal dari seluruh kementerian dan lembaga.

“Kita kan harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad, tapi ini di awal ini kita akan mulai dengan 4.000 ASN yang akan kita didik Komcad dari semua kementerian, 49 K/L itu kita sudah minta,” ungkap Donny.

Menurut Donny, masing-masing kementerian dan lembaga diminta mengajukan nama ASN yang akan mengikuti program tersebut.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved