Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan Polisi di Lombok

Curhatan Briptu Rizka, Bersikeras Bukan Pelaku Pembunuhan Suaminya Brigadir Esco

Briptu Rizka yang bertatus sebagai tersangka sekaligus istri korban tampak dihadirkan pada momen tersebut.

Editor: Alpen Martinus
Kolase Ist TikTok
REKONSTRUKSI - Tampang Briptu Rizka di rekonstruksi kematian Brigadir Esco. Ia sampai disoraki oleh warga. Briptu Rizka bersikeras bukan pelaku pembunuhan suaminya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Proses hukum terhadap kasus kematian Brigadir Esco Faska Rely terus bergulir di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Alamat Kepolisian Daerah (Polda) NTB adalah Jalan Langko No 77, Taman Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, NTB.

Tahapannya sudah sampai pada tahap rekonstruksi.

Baca juga: Keluarga Polisi Brigadir Esco yang Dibunuh Istrinya Syok Dengar Ucapan Anak Almarhum: Saya Ikut Mati

Rekonstruksi tersebut dilaksanakan di rumah almarhum Brigadir Esco di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin (29/9/2025). 

Cukup banyak adegan yang diperagakan oleh Briptu Rizka.

Meski begitu Briptu Rizka tetap tidak mengakui bahwa ia adalah pelakunya.

Polisi pun masih terus melakukan penyidikan, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru.

Polisi telah menggelar rekonstruksi kasus kematian Brigadir Esco Faska Rely pada Senin (29/9/2025).

Briptu Rizka yang bertatus sebagai tersangka sekaligus istri korban tampak dihadirkan pada momen tersebut.

Ia memakai baju dan celana warna merah yang dipadukan dengan kerudung segi empat warna coklat.

Briptu Rizka turut mengenakan masker untuk menutupi sebagian wajahnya.

Rosihan Zulby selaku pengacara Briptu Rizka sempat membocorkan pengakuan sang klien.

Briptu Rizka bersikukuh bukan pelaku pembunuhan suaminya.

"Ibu Rizka mengatakan hal yang sama 'Saya bukan pelaku, bukan orang yang menyuruh orang lain untuk membunuh suami saya, saya tidak tahu soal pembunuhan ini, saya tidak mungkin melakukan hal keji terhadap suami saya' sambil menangis dia," ucap Rosihan dikutip TribunJakarta dari YouTube KoranLombok.

"Kita juga pernah berbicara dari hati ke hati 'Ibu jika merasa ada yang disembunyikan silakan terbuka' tapi tidak pernah dia katakan, dia selalu konsisten, 'Saya bukan pelaku'," imbuhnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved