Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Rusak di Mitra

Akses Ekonomi Ratahan-Wioi Terhambat, Warga Desak Pemkab Mitra Segera Bertindak

Ruas jalan yang menghubungkan Ratahan menuju Desa Wioi hingga Tumbak dilaporkan mengalami kerusakan parah di berbagai titik.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Warga
JALAN RUSAK - Kondisi ruas jalan Ratahan - Wioi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Sulawesi Utara yang rusak parah. Warga mengeluh. 

Ringkasan Berita:
  • Kondisi infrastruktur di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tengah menjadi sorotan warga.
  • Ruas jalan yang menghubungkan Ratahan menuju Desa Wioi hingga Tumbak dilaporkan mengalami kerusakan parah di berbagai titik, memicu keresahan bagi warga yang melintas setiap harinya.
  • Ratahan, Ibu Kota Mitra berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Manado. Estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 4 menit. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Kondisi infrastruktur di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), tengah menjadi sorotan warga.

Ruas jalan yang menghubungkan Ratahan menuju Desa Wioi hingga Tumbak dilaporkan mengalami kerusakan parah di berbagai titik, memicu keresahan bagi warga yang melintas setiap harinya.

Ratahan, Ibu Kota Mitra berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Manado, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara. Estimasi waktu tempuh sekitar 2 jam 4 menit. 

Berdasarkan pantauan di lapangan, aspal jalan tampak pecah dan menyisakan lubang-lubang dalam yang membahayakan.

Ironisnya, kerusakan ini terpantau berada tak jauh dari kediaman pribadi Bupati Mitra, Ronald Kandoli.

Kondisi ini semakin mengkhawatirkan saat cuaca buruk melanda wilayah tersebut.

Seorang warga bernama Jufri mengungkapkan bahwa genangan air sering kali menyamarkan kedalaman lubang, sehingga menjadi ancaman bagi para pengendara, terutama roda dua.

“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Sudah beberapa pengendara hampir jatuh,” kata Jufri salah seorang warga, Selasa 17 Maret 2026.

Selain isu keselamatan, jalan yang rusak ini berdampak langsung pada roda ekonomi masyarakat.

Mengingat jalur Ratahan-Wioi merupakan akses utama bagi para petani dari Desa Wioi, Minanga, dan Tumbak untuk menyuplai hasil bumi ke pusat kota. 

“Ini jalur penting bagi petani. Dari desa kami bawa hasil kebun ke kota. Kalau jalannya rusak, tentu sangat mengganggu,” ujarnya lagi.

Keluhan masyarakat ini mencuat tepat saat kepemimpinan Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda memasuki satu tahun masa jabatan.

Warga menilai, perbaikan jalan seharusnya menjadi prioritas karena fungsinya sebagai urat nadi penghubung antar-desa.

Kini, bola panas ada di tangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mitra. Masyarakat menanti aksi nyata agar akses publik ini tidak dibiarkan terbengkalai lebih lama lagi.

“Harapan kami pemerintah daerah segera turun tangan. Jangan sampai kerusakan semakin parah,” kata dia.

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved