Sabtu, 13 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Mitra

Kericuhan di Desa Watuliney dan Molompar Mitra Murni Perkelahian Kelompok Anak Muda

Kericuhan di Desa Watuliney dan Molompar Mitra Murni Perkelahian Kelompok Anak Muda.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Frandi Piring
Dok. Polres Mitra
KONFERENSI PERS - Polda Sulut bersama Polres Mitra menggelar konferensi pers yang digelar di Aula Mapolres Mitra, Selasa 2 November 2025. Konflik kericuhan di Desa Watuliney dan Desa Molompar, Kecamatan Belang, murni perkelahian kelompok anak muda. 

Dalam dialog tersebut, Wagub Victor Mailangkay menegaskan dengan jelas kasus yang terjadi bukan konflik SARA atau agama, melainkan murni tindak kriminal yang akan diproses hukum secara menyeluruh.

Sementara itu, Bupati Ronald Kandoli, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pascakejadian.

Sejak kemarin, Pemkab Mitra bersama Forkopimda sudah turun langsung ke Molompar dan Watuliney.

“Saya ingin menegaskan kembali apa yang disampaikan Bapak Kapolda, mari kita percayakan sepenuhnya penanganan persoalan ini kepada aparat keamanan," kata dia.

"Kita harus menahan diri, menjaga situasi tetap kondusif, dan memberi ruang agar proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Kandoli.

Dialog berlangsung hangat dan menjadi upaya konkret pemerintah untuk memastikan keamanan dan ketertiban di Minahasa Tenggara tetap terjaga. 

Gedung GMIM Silo Watuliney Wilayah Belang, Minahasa Tenggara.
GEREJA - Gedung GMIM Silo Watuliney Wilayah Belang, Minahasa Tenggara. (Tribun Manado)

Baca juga: Aksi Pengrusakan Gereja Terjadi di Desa Watuliney Mitra, Kapolres AKBP Handoko Sanjaya Beri Imbauan

Bupati Minta Warga Jaga Kerukunan

Bupati Mitra Ronald Kandoli diketahui turun ke Kecamatan Belang untuk memantau situasi pada hari kejadian, Minggu 30 November 2025.

Bersama Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awie Setiyono, ia mengimbau agar masyarakat menjaga kerukunan dan toleransi antarsesama.

Ia pun meminta agar warga mempercayakan proses hukum kepada pihak kepolisian.

"Mari kita percayakan semua kepada penegak hukum," ujarnya di sekitar TKP, Minggu (30/11)

”Kita adalah saudara, perbedaan pendapat atau persoalan apa pun tidak boleh membawa kita kepada tindakan kekerasan,” tegasnya.

Ronald Kandoli juga memberikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, baik TNI maupun Polri, yang telah bergerak cepat turun ke lapangan untuk menenangkan situasi dan mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.

"Kehadiran mereka adalah bentuk komitmen negara dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat," tegas dia.

“Saya tegaskan bahwa Pemkab Mitra berharap aparat dapat menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam pertikaian ini," ucapnya.

"Kita semua mengetahui bahwa kejadian seperti ini pernah terjadi beberapa bulan yang lalu, padahal sebelumnya sudah ada kesepakatan damai," tegas dia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved