Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Saksi Kata

Saksi Kata: Kesaksian Hasan Petugas Pelabuhan Perikanan Minut Saat Gempa Magnitudo 7.6

Berikut kesaksian Hasan Lambaro petugas pelabuhan perikanan kema dalam saksi kata, sekaligus penjaga alat pendeteksi tsunami di Kema

Tayang:
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Christian_Wayongkere
SAKSI KATA: Barsan Hasan Lambaro petugas PP Kema dan penjaga alat pendeteksi tsunami, tamu saksi kata Tribun Manado, Kamis 16 April 2026. Ceritakan kisah saat terjadi gempa 7.6 SR. 

Ringkasan Berita:1.Gempa magnitudo 7.6 yang terjadi Bitung Sulawesi Utara turut dirasakan juga oleh beberapa daerah sekitar.
 
2.Berikut kesaksian Hasan Lambaro petugas pelabuhan perikanan kema dalam saksi kata, sekaligus penjaga alat pendeteksi tsunami di Kema.
 
3.Pada saat kejadian gempa, istri saya bangunkan, kami bangun berdua langsung lari keluar semua.

TRIBUNMANADO.CO.ID,MINUT- Gempa magnitudo 7.6 yang terjadi Bitung Sulawesi Utara turut dirasakan juga oleh beberapa daerah sekitar.

Termasuk di wilayah Kema, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Berikut kesaksian Barsan Hasan Lambaro atau akrab disapa Hasan petugas pelabuhan perikanan kema dalam saksi kata, sekaligus penjaga alat pendeteksi tsunami di Kema.

Baca juga: Gempa Bumi 7.6 SR di Bitung, Ada 41 Titik Kerusakan Rumah, Tempat Ibadah dan Talud

Dipandu oleh Christian Wayongkere wartawan Tribun Manado, di Pelabuhan Perikanan Kema, Desa Kema Tiga, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis 16 April 2026.

Hasan: Terima kasih nama saya Hasan, petugas di pelabuhan perikanan Kema.

Wartawan: Bagaimana kronologi kejadian?

Hasan: Gempa bumi pada tanggal 2 April 2026, hari Kamis pagi. Kebetulan pada saat itu saya belum bangun lagi tidur. Pada saat kejadian gempa, istri saya bangunkan, kami bangun berdua langsung lari keluar semua.

Setelah di luar saya lihat sudah banyak orang yang di luar. Kemudian pada waktu itu saya sempat juga menegur masyarakat atau termasuk istri saya salah satunya yang berada posisinya dibawah gedung lantai dua dan saya suruh menyingkir untuk menjauh, karena takut ada apa-apa.

Wartawan: Boleh tahu gedung apa?

Hasan: Itu kantor UPTD Wilayah 3.

Wartawan: Jarak rumah dengan Pelabuhan Perikananan berapa jauh?

Hasan: Memang kebetulan saya memang di areal pelabuhan perikanan.

Wartawan: Oh dekat sini?

Hasan: Memang di warung. Jadi mau bilang dalam kompleks, memang saya di dalam kompleks.

Wartawan: Kondisi pelabuhan waktu itu seperti apa?

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved