Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Ekstrem di Minut

Daftar Lokasi Pohon Tumbang dan Tiang Listrik Roboh di Minut Akibat Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (6/1/2026).

HO
POHON TUMBANG - Cuaca Ekstrem Terjang Minut, Selasa (6/1/2026). Sejumlah pohon tumbang dan tiang listrik roboh. 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Minahasa Utara
  • Kondisi ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan tiang listrik roboh di beberapa titik wilayah Minut
  • Tercatat ada tiga kejadian pohon tumbang dan satu kejadian tiang listrik roboh

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pada Selasa (6/1/2026).

Kondisi ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan tiang listrik roboh di beberapa titik wilayah Minut.

Berdasarkan data yang dirangkum, tercatat ada tiga kejadian pohon tumbang dan satu kejadian tiang listrik roboh.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minut Gerald Dotulong, mengonfirmasi titik-titik lokasi kejadian tersebut.

"Untuk pohon tumbang jenis Trembesi terjadi di jalan Sukur-Likupang, tepatnya di depan kantor Camat Dimembe. Kemudian pohon Mahoni di depan kantor Koramil Dimembe, serta pohon Kelapa di jalan Talawaan Bantik, Kecamatan Wori," ujar Gerald, Selasa (6/1/2026).

Pohon kelapa yang tumbang di Kecamatan Wori tersebut diketahui menimpa pohon mangga di sekitarnya.

Akibat kejadian ini, akses transportasi sempat mengalami kendala serius. Pohon tumbang di depan kantor Camat Dimembe dan depan kantor Koramil Dimembe sempat menutup badan jalan hingga kendaraan tidak bisa melintas selama beberapa jam.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Minut bersama warga, aparat pemerintah desa/kecamatan, serta personel TNI dan Polri terus bersiaga melakukan penanganan di lokasi.

"Saat ini jalan sudah dibuka setengah, dan kendaraan yang lewat harus bergantian (buka-tutup)," lanjut Gerald.

Selain pohon tumbang, satu unit tiang listrik juga dilaporkan roboh di Desa Minaesa, Kecamatan Wori, akibat terjangan angin kencang.

Peringatan Dini BMKG

Sebelumnya, Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Minut, Theo Lumingkewas, telah meneruskan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem kepada masyarakat.

Berdasarkan analisis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Sam Ratulangi Manado, potensi cuaca buruk diprediksi berlangsung pada 5-7 Januari 2026.

Beberapa fenomena atmosfer yang memicu kondisi ini antara lain:

  • Terdeteksinya Pusat Tekanan Rendah di bagian utara Australia.
  • Adanya pertemuan dan belokan angin.
  • Fenomena La Nina lemah.
  • Suhu muka laut yang hangat serta kelembaban udara yang tinggi.

"Kami menghimbau masyarakat dan pemerintah setempat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama untuk daerah bertopografi curam, bergunung, atau tebing yang rawan longsor dan banjir," tulis pernyataan resmi BMKG yang diteruskan BPBD Minut.

Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui saluran resmi BMKG atau aplikasi infoBMKG guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi susulan.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved