Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Remaja Tenggelam di Minsel

Identitas Siswa SMP yang Tenggelam di Pantai Kambiow Minsel, Berhasil Diselamatkan Warga

Saat itu saksi langsung berteriak memberitahukan orang di sekitar lokasi tersebut yang kemudian langsung datang dan mengangkat korban dari dalam air.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Glendi Manengal
Polsek Amurang
TENGGELAM - Seorang anak perempuan bernama Berlian Bawintil (14) tenggelam di pantai Kambiow, Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang, Minahasa Selatan (Minsel). Peristiwa yang menghebohkan warga terjadi pada, Kamis tanggal 07 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 Wita. 

Ringkasan Berita:1. Seorang remaja perempuan berhasil diselamatkan di pantai Kambiow, Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang, Minahasa Selatan

2. Remaja bernama BW (14) tersebut sempat diperingatkan oleh seorang warga agar tidak turun ke laut.
3. Alhasil ia nyaris tenggelam. Beruntung warga bernama Franky yang sedari awal melihat korban langung bergerak untuk menolong.

TRIBUNMANADO.CO.ID- Seorang remaja perempuan berhasil diselamatkan di pantai Kambiow, Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Kamis 7 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 Wita.

Remaja bernama BW (14) tersebut sempat diperingatkan oleh seorang warga agar tidak turun ke laut.

Namun siswi SMP tersebut tak menggubris, dan malah nekat turun ke laut.

Baca juga: Kronologi Siswa SMP Tenggelam di Pantai Kambiow Minsel, Begini Keterangan Polisi

Alhasil ia nyaris tenggelam. Beruntung warga bernama Franky yang sedari awal melihat korban langung bergerak untuk menolong.

Bersama dengan warga sekitar.

Kapolsek Amurang AKP Johanes Montolalu menjelaskan menurut keterangan saksi bernama Franky saat Itu dirinya sedang bekerja memperbaiki ladbak kendaraan di sekitar lokasi tersebut.

Kemudian ia melihat korban yang saat itu sedang berdiri di bebatuan tepatnya di sekitar lokasi tempat berlabuh perahu nelayan.

Saksi sempat memperhatikan gerak-gerik korban saat itu yang berusaha turun ke air pantai.

Melihat itu, saksi langsung memanggil sambil melarang korban dengan mengatakan, ade sini-sini, jangan turun di air.

Tapi saat itu korban seakan acuh dan tidak memperdulikan hal itu, dan saksi melihat Korban terus turun ke air.

Kemudian saksi sekali lagi memanggil korban sambil melarang, tapi korban terus berjalan dan kemudian seperti menyelam di lokasi yang sepengetahuan saksi kedalam air di tempat itu sekitar 6 meter.

Saat itu saksi langsung berteriak memberitahukan orang-orang di sekitar lokasi tersebut yang kemudian langsung datang dan mengangkat korban dari dalam air.

"Saat itu korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri,” tutur Kapolsek, saat dikonfirmasi via telepon, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, warga yang panik langsung membawa korban ke RS Kalooran untuk mendapatkan pertolongan Medis.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved