Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Remaja Tenggelam di Minsel

Dua Siswi SMP Ditemukan Tewas Tenggelam di Air Terjun Ranomea Minsel Sulut

Kedua korban diketahui datang untuk berwisata di lokasi yang dikenal memiliki aliran air deras serta kedalaman yang bervariasi. 

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Dok Warga
TEWAS TENGGELAM - Dua Remaja Ditemukan Tewas Tenggelam di Air Terjun Ranomea Minsel. Peristiwa tragis terjadi di kawasan Air Terjun Ranomea, Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara, di mana dua remaja  meninggal dunia akibat tenggelam, Rabu (6/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dua remaja perempuan SMP, Nikita Polii dan Nia Runtuwarow, ditemukan tewas tenggelam di kawasan Air Terjun Ranomea, Minahasa Selatan, Rabu (6/5/2026).
  • Keduanya diduga terseret arus saat berenang di lokasi wisata yang memiliki aliran deras dan kedalaman bervariasi, sehingga tidak mampu menyelamatkan diri.
  • Tim gabungan berhasil mengevakuasi kedua korban dan membawa jenazah ke RSU Kalooran Amurang, sementara Basarnas mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat berwisata di lokasi berarus kuat.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa tragis terjadi di kawasan Air Terjun Ranomea, Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara, di mana dua remaja  meninggal dunia akibat tenggelam, Rabu (6/5/2026).

Kedua dua remaja perempuan, tersebut bernama Nikita Polii dan Nia Runtuwarow. 

Mereka berdua masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Minsel.

Kedua korban diketahui datang untuk berwisata di lokasi yang dikenal memiliki aliran air deras serta kedalaman yang bervariasi. 

Namun nahas, saat sedang berenang, keduanya diduga terseret arus dan tidak mampu menyelamatkan diri.

Hal ini dibenarkan oleh Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng.

“Benar dua remaja tawas kerena tenggelam,” ujar  Nuriadin, saat dihubungi via telepon, Kamis (7/5/2026).

Kata Nuriadin kedua korban yang diketahui merupakan warga setempat yang biasa datang ke air terjun tersebut.

“Sebelumnya baru satu korban yang ditemukan, tapi karena pencarian diperluas akhirnya satu korban juga sudah ditemukan,” jelasnya.

Menurutnya, kedua korban saat ini telah dievakuasi oleh tim gabungan dan langsung dibawa ke RSU Kalooran Amurang.

“Sudah dievakuasi ke Rumah sakit untuk identifikasi lebih lanjut,” tandasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati ketika berwisata ke air terjun yang arusnya kuat atau dalam.

“Kita tetap berhati-hati. Kami turut berduka atas kejadian ini,” pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Trheads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved