Hapsa PKB GMIM
Pesan Khusus Ketua BPMS GMIM Pdt Adolf Wenas, Pimpin Ibadah Buka Hapsa PKB
Ada pesan khusus yang ia sampaikan saat berkhotbah kepada Pria/Kaum Bapa (P/KB) GMIM.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Diawali dengan ibadah agung yang dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh.
2.Pesan itu disampaikannya saat menjadi khadim ibadah syukur Agung Hari Persatuan (Hapsa) P/KB GMIM di Gedung Mission Center, Ringroad Manado, Jumat 5 Juni 2026.3.Dalam khotbahnya, ia mengingatkan tentang makna enam anak panah ekor burung manguni pada logo GMIM.
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Rangkaian kegiatan Hari persatuan (Hapsa) Pria/Kaum Bapa (P/KB) GMIM sudah dimulai.
Diawali dengan ibadah agung yang dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh.
Ada pesan khusus yang ia sampaikan saat berkhotbah.
Baca juga: Jadwal dan Lokasi Lomba Serta Pertandingan Hapsa P/KB GMIM, Seni Hingga Olahraga
Pesan khusus kepada Pria/Kaum Bapa (P/KB) GMIM.
Pesan itu disampaikannya saat menjadi khadim ibadah syukur Agung Hari Persatuan (Hapsa) P/KB GMIM di Gedung Mission Center, Ringroad Manado, Jumat 5 Juni 2026.
Dalam khotbahnya, ia mengingatkan tentang makna enam anak panah ekor burung manguni pada logo GMIM.
Itu simbol dari falsafah hidup orang Minahasa, yakni Maesa-esaan; Matombol-tombolan; Masawang-sawangan; Maleos-leosan; Malinga-lingaan dan Maelus-elusan.
"Ini falsafah yang harus jadi pedoman kita. Bersatu, baku-baku bae, baku-baku sayang, baku-baku kase inga dan seterusnya. Demikian pula Pria Kaum Bapa GMIM," kata Pendeta Adolf.
Falsafah ini, kata Pendeta Adolf, sejalan dengan semboyan yang disampaikan Pahlawan Nasional Sam Ratulangi: Si Tou Timou Tumou Tou.
Artinya: manusia hidup untuk memanusiakan (menghidupkan) manusia.
"Kita harus bersatu. Sapu lidi seujung dia rapuh tapi kalau satu ikat, tidak bisa dipatahkan. Begitu juga kita warga GMIM," pesannya.
Ia mengungkapkan, Firman Tuhan juga mengamanatkan agar gereja bersatu. Sebagaimana ayat Alkitab di Yohanes 13:21 yang berbunyi:
"...supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."
Hari Persatuan P/KB harus dimaknai sebagai momen untuk memperkokoh jati diri, integritas warga GMIM.
Bukan hanya sekadar seremonial dan perlombaan kesenian, budaya dan olahraga.
| Hari Persatuan P/KB GMIM, Ketua BPMS Pdt Adolf Wenas Ingatkan Falsafah Maesa-esaan dan Maleos-leosan |
|
|---|
| Bupati Minut Joune Ganda Hadiri Pembukaan Hapsa PKB GMIM, Bentuk Dukungan Pemerintah |
|
|---|
| Peserta Lomba Baca Mazmur Hapsa PKB GMIM Capai 1000 Orang, Maurits Mantiri: Ini Pecah Rekor |
|
|---|
| Hari Persatuan P/KB GMIM, Mission Center Jadi Lautan Manusia, Ringroad Manado Padat Merayap |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi Lomba Gerak Jalan, Voli, Lintas Alam dan Yel-Yel Panji Yosua Hapsa P/KB GMIM 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/HARUS-BERSATU-Ketua-Sinode-GMIM-Pdt-Adolf-Katuuk-Wenas.jpg)