It Center Manado
Nasib 5.000 Pekerja Terancam, Isak Tangis Warnai Doa Bersama Karyawan ItCenter Manado
Andre Rumatora HRD salah satu tenant mengatakan, tujuan aksi mereka adalah stop kriminalisasi terhadap IT Center.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
"Ternyata adalah IPAl pembuangan air seluruh kota Manado, bukan keluar dari IT Center," katanya.
Kejanggalan lainnya yang terkuak adalah dalam fakta persidangan adalah wadah untuk mengambil sampel dengan botol air mineral bekas alias tak sesuai prosedur.
Ia juga mempertanyakan proses penetapan tersangka yang cepat.
"Padahal sesuai pengalaman kami, ini mustinya memakan waktu lama," kata dia.
Dirinya meminta pemerintah kota Manado dan DPRD melindungi IT Center dari kriminalisasi.
Dikarenakan ada ribuan warga Manado yang mencari nafkah hidup di IT Center.
Gladys Kindangen Finance Accounting Building Management IT Center menuturkan, ribuan karyawan terancam kehilangan pekerjaan akibat kriminalisasi tersebut.
"Kami punya total 5000 pekerja dari management, tenant dan karyawan," katanya.
Dirinya mengetuk hati semua pihak untuk mendukung perjuangan IT Center yang kini sedang terancam untuk ditutup.
Ungkap dia, setiap karyawan kini selalu memanjatkan doa untuk IT Center dalam setiap momen.
"Kami berjuang dan kami yakin Tuhan akan menolong kami," kata dia. (Art)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ratusan-karyawan-dan-staf-IT-Center-Manado-menggelar-aksi-damai-pada-Selasa-262026.jpg)