It Center Manado
Nasib 5.000 Pekerja Terancam, Isak Tangis Warnai Doa Bersama Karyawan ItCenter Manado
Andre Rumatora HRD salah satu tenant mengatakan, tujuan aksi mereka adalah stop kriminalisasi terhadap IT Center.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
"Nasib ribuan pekerja ada di sini," begitu isi tulisan pada. sejumlah spanduk.
Selanjutnya para pengunjuk rasa melakukan yel yel, nyanyian dan orasi.
Suasana riuh itu berganti syahdu saat diadakan doa bersama.
Sang pendoa berdoa dengan suara serak karena menahan tetesan air mata.
Begitu pun sejumlah karyawan yang selama ini menggantungkan hidupnya pada IT Center.
Setelah doa diadakan pembacaan kronologis penetapan tersangka.
Kemudian diadakan orasi lagi. Kali ini diadakan secara bergantian oleh para karyawan.
Aksi ditutup dengan penandatanganan dukungan terhadap IT Center.
Menariknya yang bertanda tangan bukan hanya karyawan IT Center.
Namun juga masyarakat umum yang kebetulan melintas.
Mereka terpanggil untuk memberi dukungan pada IT Center dengan membubuhkan tanda tangan.
Andre Rumatora HRD salah satu tenant mengatakan, tujuan aksi mereka adalah stop kriminalisasi terhadap IT Center.
"Jika proses ini berlanjut dan IT Center dinyatakan bersalah maka ini bisa tutup, lantas bagaimana kami menghidupi keluarga kami, lebih baik tutup sehari daripada tutup selamanya," katanya.
Dikatakannya, proses kriminalisasi nampak jelas dan terang benderang.
Salah satunya IPAL untuk sampel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ratusan-karyawan-dan-staf-IT-Center-Manado-menggelar-aksi-damai-pada-Selasa-262026.jpg)