Breaking News
Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Ekstrem di Sulut

Banjir di Banjer Manado Sulut, Warga Ungsikan Kulkas di Mini Market

Amatan Tribunmanado.com, Kamis (28/5/2026) pagi, parkiran terisi dengan berbagai barang warga yang berhasil diungsikan. 

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Tribunmanado/Arthur Rompis
BANJIR - Banjir di banjer Manado, Sulut. Amatan Tribunmanado.com, Kamis (28/5/2026) pagi, parkiran mini market terisi dengan berbagai barang warga yang berhasil diungsikan.  

Ringkasan Berita:
  • Hujan deras pada Rabu malam menyebabkan banjir di Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Manado, dengan ketinggian air mencapai lutut hingga perut orang dewasa dan merendam puluhan rumah warga.
  •  Warga mengungsi ke masjid terdekat sambil menyelamatkan barang berharga, termasuk kulkas, kompor listrik, pakaian, hingga peralatan rumah tangga yang dititipkan di parkiran mini market dekat perempatan Banjer.
  • Warga menduga banjir berasal dari luapan DAS Tikala akibat hujan deras di wilayah hulu Tondano.

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah wilayah di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), terendam air menyusul hujan deras pada Rabu (27/5/2026) malam. 

Salah satunya di Kelurahan Banjer, Lingkungan 1 dan 2, Kecamatan Tikala. 

Terinformasi air setinggi perut dan lutut orang dewasa menggenangi puluhan rumah di kawasan tersebut. 

Warga pun mengungsi ke masjid terdekat. 

Sebelum mengungsi, mereka menyempatkan diri menyelamatkan sejumlah barang berharga. 

Salah satu lokasi pengungsian barang berharga tersebut adalah parkiran salah satu mini market di pojok perempatan banjer. 

Amatan Tribunmanado.com, Kamis (28/5/2026) pagi, parkiran terisi dengan berbagai barang warga yang berhasil diungsikan. 

Barang terbanyak adalah Kulkas. 

Terdapat sekira enam kulkas di lokasi tersebut. 

Barang lainnya adalah kompresor pompa ban, kompor listrik, kursi plastik, loyang, pakaian hingga selimut. 

Warga seputaran perempatan Banjer yang jadi lokasi terparah luapan DAS, nampak tengah bebersih rumah. 

Ada yang sementara mengepel. Lainnya mencuci peralatan yang kotor dengan air. 

Ada pula yang menjemur barang yang basah di bawah terik matahari pagi itu. 

Fik seorang warga menuturkan, air mulai naik sekira pukul 6 sore. 

"Air mulai naik jam segitu dan nanti surut sekira pukul 11 malam," katanya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved