Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Kopra

Harga Kopra di Manado Turun jadi Rp15 Ribu per Kilogram, Petani Mengeluh

Salah satu petani dari Mantehage, Johan, mengatakan harga saat ini tidak sebanding dengan biaya pengolahan kopra yang terus naik.

Tayang:
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
HARGA KOMODITAS - Harga Kopra di Manado Turun jadi Rp15 Ribu per Kilogram, Petani Mengeluh. Salah satu petani dari Mantehage, Johan, mengatakan harga saat ini tidak sebanding dengan biaya pengolahan kopra yang terus naik. 

Ringkasan Berita:
  • Harga kopra di Manado turun dari kisaran Rp16 ribu–Rp18 ribu per kilogram menjadi sekitar Rp15 ribu per kilogram dalam beberapa pekan terakhir.
  • Petani mengeluhkan penurunan harga karena biaya produksi dan ongkos pengiriman, terutama dari wilayah kepulauan seperti Mantehage, tetap tinggi.
  • Petani berharap pemerintah turun tangan menjaga stabilitas harga kopra serta membantu subsidi produksi dan memperluas akses pasar.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga kopra di Kota Manado, Sulawesi Utara, mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. 

Jika sebelumnya harga kopra sempat berada di kisaran Rp16 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp15 ribu per kilogram.

Penurunan harga tersebut dikeluhkan para petani kelapa karena dinilai sangat memengaruhi pendapatan mereka. 

Biaya produksi dan kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat membuat banyak petani kesulitan menutupi pengeluaran.

Baca juga: Harga Jual Beli Emas di Pegadaian Senin 11 Mei 2026, Galeri24, Antam dan UBS Turun

Salah satu petani dari Mantehage, Johan, mengatakan harga saat ini tidak sebanding dengan biaya pengolahan kopra yang terus naik.

“Harga sekarang sudah terlalu rendah, ini terus turun kami kecewa. Kalau begini terus, petani bisa rugi,” ujarnya, saat ditemui Tribun Manado, Com, di Pelabuhan Kalimas Calaca, Senin (11/5/2026).

Kata Johan pihaknya belum mengetahui pasti penyebab harga kopra terus mengalami penurunan.

“Cuma kita petani di pulau sangat rugi karena jual di Manado butuh ongkos lebih sewa kapal angkut kopra,” jelasnya.

Dia menjelaskan, beberapa gudang yang biasa berani membeli dengan harga tinggi kini tidak berani ambil risiko.

“Langganan kita saat ini juga tidak berani ambil harga tinggi karena memang memang lagi turun,”tandasnya.

Para petani berharap pemerintah dapat turun tangan dengan memberikan perhatian terhadap stabilitas harga komoditas kelapa, termasuk bantuan subsidi produksi maupun akses pasar yang lebih luas.

“Semoga pemerintah bisa turun tangan cari jalan keluar harga harga kopra tidak anjlok,” pungkasnya.

Komoditas kopra sendiri masih menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan di Sulawesi Utara.

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved