Kamis, 21 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BBM Bersubsidi

Pertamina dan Polisi Pantau Penggunaan Barcode Beli BBM Bersubsidi, Akan Tindak Jika Disalahgunakan

Direskrimsus Polda SulutKombes Pol FX Winardi Prabowo saat dikonfirmasi mengaku siap menindak bilamana ada oknum yang menyalahgunakan BBM. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Arthur_Rompis
BBM: Antrean BBM solar di SPBU Kolongan Minut, Sulawesi Utara, Rabu 20 Mei 2026. Polisi siap tindaki jika ada yang menyalahgunakan barcode pembelian BBM bersubsidi. 

Ringkasan Berita:1.Direskrimsus Polda SulutKombes Pol FX Winardi Prabowo saat dikonfirmasi mengaku siap menindak bilamana ada oknum yang menyalahgunakan BBM. 

2.Ia berpendapat salah satu penyebab antrian di SPBU adalah disparitas harga yang cukup tinggi. 

3.Pertamina juga memastikan penyaluran di SPBU tetap berjalan secara terukur dan terkendali.

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Maraknya permainan pembelian BBM Bersubsidi dengan menyalahgunakan barcode marak terjadi di Sulawesi Utara.

Barcode digunakan bukan oleh pemilik sebenarnya.

Polda Sulut pun berjanji akan melakukan penindakan.

Baca juga: Jawaban Pertamina Soal Panjangnya Kendaraan Antre BBM Bersubsidi di Sulawesi Utara

Sebab memang belakangan antrean panjang pengisian BBM bersubsidi khususnya jenis solar sedang terjadi.

Amatan Tribunmanado.com, Rabu (20/5/2026), antrean terjadi di SPBU Kolongan Minut, Kairagi serta Politeknik. 

Di SPBU Kolongan, antrian terjadi sejak malam. 

Kendaraan datang malam agar bisa dapat nomor antre pertama saat SPBU dibuka pada pagi hari. 

Wacana mafia solar kembali mencuat di tengah maraknya antrian BBM. 

Direskrimsus Polda SulutKombes Pol FX Winardi Prabowo saat dikonfirmasi mengaku siap menindak bilamana ada oknum yang menyalahgunakan BBM. 

"Kita akan tindak tegas, tidak ada toleransi, kepada masyarakat yang punya informasi agar segera laporkan pada kami," 
kata dia Rabu (20/5/2026). 

Ia mengatakan, aparat sudah punya grup WA untuk pantau seluruh SPBU.  

Pihak Pertamina juga selalu melaporkan bila ada penyalahgunaan barcode

"Sudah ada yang kita tindak," katanya. 

Ia berpendapat salah satu penyebab antrian di SPBU adalah disparitas harga yang cukup tinggi. 

Hingga para sopir rela antre untuk beroleh solar subsidi. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved