Unsrat Manado
Unsrat Manado Kukuhkan 10 Guru Besar Baru, Rektor Tekankan Keteladanan dan Pengabdian
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Dewangga Ardhiananta
Ringkasan Berita:
- Unsrat Manado menggelar pelantikan dan pengukuhan 10 guru besar baru
- Penguatan sumber daya manusia di lingkungan Unsrat
- Komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas akademik di tingkat nasional maupun internasional
TRIBUNMANADO.CO.ID - Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menggelar pelantikan dan pengukuhan 10 guru besar baru dalam Sidang Terbuka Senat di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikoesoemo Unsrat Manado, Kamis (7/5/2026).
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie.
Momentum tersebut menjadi penguatan sumber daya manusia di lingkungan Unsrat sekaligus bukti komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menyampaikan bahwa pencapaian gelar guru besar bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan keluarga, universitas, hingga masyarakat Sulawesi Utara.
“Pengukuhan Guru Besar hari ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi kebanggaan keluarga dan Universitas Sam Ratulangi, serta masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.
Ia menegaskan, seorang guru besar tidak hanya bertugas melakukan riset dan publikasi ilmiah, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda.
Mengutip pemikiran Ki Hajar Dewantara, Rektor menyebut pendidikan merupakan tempat bertumbuhnya budi pekerti dan pikiran.
“Guru Besar hadir bukan hanya sebagai ilmuwan yang bergelut dengan data, tetapi harus tampil sebagai penuntun dan teladan bagi generasi muda,” katanya.
Rektor juga mengingatkan bahwa pengukuhan guru besar bukanlah garis akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar terhadap masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulut, Jani Lukas, mengatakan gelar guru besar merupakan simbol tanggung jawab besar dalam pembangunan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
“Di balik gelar tersebut tersimpan harapan agar para guru besar mampu menjadi pelopor pembangunan ilmu pengetahuan, pendidik yang membentuk generasi unggul, sekaligus penggerak perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kontribusi para guru besar dapat memperkuat potensi daerah, menggali keunggulan lokal, serta mendorong lahirnya inovasi berbasis kearifan lokal.
Berikut daftar 10 guru besar baru Unsrat yang dikukuhkan:
Fakultas Teknik :
- Prof. Ir. Steenie E. Wallah, M.Sc, PhD, IPU
| Nama 10 Guru Besar Unsrat yang Baru Dilantik dan Dikukuhkan, Berasal dari Lima Fakultas |
|
|---|
| Pilmapres LLDIKTI Wilayah XVI 2026 Resmi Bergulir di Unsrat Manado, Ini Pesan Rektor Berty Sompie |
|
|---|
| Unsrat Manado Gelar Upacara Hardiknas 2026, Angkat Tema Penguatan Partisipasi Semesta |
|
|---|
| Kuliah Umum Kemenlu di Unsrat Manado, Dorong Sinergi Lintas Sektor Kembangkan Ekonomi Biru |
|
|---|
| Fakultas Pertanian Unsrat Dorong Pemuda Sulawesi Utara Jadi Tombak Ketahanan Pangan Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Unsrat-Manado-menggelar-pelantikan-dan-pengukuhan-10-guru-besar.jpg)