UMKM
Cerita Herry 'Inyo' Rumondor Bangun Raini’s Koffie Manado, Berawal Sukses di Kutai Barat
Menurut Inyo, kafe bukan sekadar tempat menikmati minuman, tetapi juga jadi ruang diskusi.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Herry “Inyo” Rumondor, membagikan kisah perjalanannya merintis usaha kedai kopi hingga akhirnya berkembang di kampung halamannya.
- Dia merupakan sosok di balik hadirnya Raini’s Koffie di Kota Manado.
- Menurut Inyo, kafe bukan sekadar tempat menikmati minuman, tetapi juga ruang diskusi.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Sosok di balik hadirnya Raini’s Koffie di Kota Manado, Herry “Inyo” Rumondor, membagikan kisah perjalanannya merintis usaha kedai kopi hingga akhirnya berkembang di kampung halamannya.
Pria yang akrab disapa Pak Inyo ini mengungkapkan, sebelum membuka usaha di Manado, ia lebih dulu merintis kedai kopi di Kutai Barat, Kalimantan Timur pada Agustus 2023.
Berbekal pengalaman tersebut, usahanya di Kalimantan berjalan cukup baik hingga akhirnya memunculkan keinginan untuk pulang dan membangun bisnis serupa di tanah kelahirannya.
“Setelah di sana berjalan lancar, saya berpikir kenapa tidak buka juga di Manado,” ujar Pak Inyo saat diwawancara Jurnalis Tribun Manado, David Khusuma pada Selasa (21/4/2026) sore.
Keputusan itu pun diwujudkan dengan membuka Raini’s Koffie di Jalan Adipura Raya, Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, yang resmi grand opening pada pertengahan Desember 2023.
Ia mengaku sebagai penikmat kopi yang ingin menghadirkan tempat nyaman untuk bertukar pikiran.
Menurut Inyo, kafe bukan sekadar tempat menikmati minuman, tetapi juga ruang diskusi.
“Tempat kopi itu habitat yang bagus untuk bertukar pikiran,” ujarnya.
Ia memilih lokasi di kawasan Kima Atas karena dinilai sedang berkembang.
Selain menyasar masyarakat umum, Raini’s Koffie juga menargetkan kalangan di sekitar pengadilan terpadu seperti jaksa dan hakim.
Bagi Pak Inyo, membuka kedai kopi bukan sekadar bisnis semata.
Ia mengaku memiliki ketertarikan tersendiri dengan suasana coffee shop yang hangat dan penuh interaksi.
“Kedai kopi itu tempat orang bertemu, berdiskusi, dan berbagi cerita. Itu yang saya suka,” katanya.
Dalam mengembangkan usahanya, Pak Inyo juga menerapkan strategi matang, mulai dari pemilihan lokasi hingga konsep yang ditawarkan.
Ia melihat kawasan Manado bagian utara memiliki potensi besar, terlebih dengan adanya kompleks Pengadilan Terpadu yang menghadirkan banyak aktivitas profesional setiap hari.
| Mulai Usaha dengan Modal Rp 200 Ribu, Supriadi Binolombangan Kini Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari |
|
|---|
| Lunar Cosplay Party Hentak Lippo Plaza Manado, Hibur Warga, Dongkrak UMKM |
|
|---|
| Cerita Mikrolet di Manado Diubah Jadi Food Truck |
|
|---|
| Kuliner Kota Tua Manado Reborn, Intip Suasana Asyiknya |
|
|---|
| Asyiknya Ngopi di Zero Point Sukur Minahasa Utara, Hiburan dan Simbol Kebangkitan UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Herry-Inyo-Rumondor-kiri-Owner-Rainis-Koffie-Manado-saat-diwawancara-Jurnalis-Tribun-Manado.jpg)