Manado Sulawesi Utara
Harga Bahan Naik, Penjual Gorengan di Manado Terpaksa Naikkan Harga
"Kalau mau pakai MinyaKita bisa sih, pesan langsung di distributor, tapi banyak yang cari jadi saya pilih minyak curah,”
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok mulai dirasakan pelaku usaha kecil, termasuk penjual gorengan di Manado, Sulawesi Utara.
Kondisi ini mendorong pedagang untuk menyesuaikan harga jual demi menjaga keberlangsungan usaha.
Seorang penjual gorengan di Jalan 14 Februari, Triny, mengaku tidak menggunakan minyak goreng bersubsidi MinyaKita dalam produksinya.
Ia memilih minyak curah yang dinilai lebih terjangkau dan mudah didapat di pasar tradisional.
"Kalau mau pakai MinyaKita bisa sih, pesan langsung di distributor, tapi banyak yang cari jadi saya pilih minyak curah,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Selain itu, harga minyak goreng curah juga dinilai lebih stabil.
Isu kenaikan harga minyak goreng dan bahan lainnya turut berdampak pada biaya produksi.
Ia merasakan bahwa harga kebutuhan usaha secara umum memang meningkat.
"Memang ini semua harga-harga pada naik, plastik juga naik,” tambahnya.
Akibat meningkatnya biaya, Triny terpaksa menaikkan harga gorengan sebesar Rp 500 per buah.
Baca juga: Sekolah hingga Wali Murid Bantah Didatangi Tentara Usai Keluhkan Pelayanan SPPG Bunaken-Molas Manado
Baca juga: Usai Dikeluhkan Warga, Operasional SPPG Bunaken-Molas di Manado Berhenti Sementara
Langkah ini diambil agar usaha tetap berjalan meskipun keuntungan yang diperoleh semakin tipis.
"Soalnya kalau tidak begitu, tidak untung sama sekali. Ini kami sudah untung tipis,” katanya.(*)
| Donor Darah Sambut Waisak di Vihara Dhammadipa Manado, PSMTI hingga Permabudhi Sulut Terlibat |
|
|---|
| Demam Piala Dunia, Penjual Bendera Timnas Menjamur di Manado, Argentina Paling Laris |
|
|---|
| Akademisi Unsrat Alfons Kimbal: Pemilik SPPG Harus Ikuti Regulasi Agar Tidak Disuspend BGN |
|
|---|
| Curhat Sopir Bus di Terminal Paal 2 Manado: Kadang Berangkat Setengah Muatan, Pulang Bisa Kosong |
|
|---|
| BHK Food Festival 2026 di Pecinan Manado, Ada Kopi, Bakmi dan Pentas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kamis-2342026-Kebanyakan-yang-dijual-adalah-minyak-goreng-kemasan-premium.jpg)