Pemkot Manado
Pemkot Manado Rekrut 2.300 Agen Bansos Digital, Ini Tugas Utamanya
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Sualang menutup kegiatan dengan melakukan peninjauan langsung proses aktivasi IKD.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Manado menuju kota digitalisasi secara perlahan.
Saat ini untuk penyerahan bantuan sosial bakal dilakukan menggunakan sistem digitalisasi.
Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang, menunjukkan komitmen kuat dalam menyukseskan program nasional digitalisasi bantuan sosial (bansos).
Baca juga: Capaian Digitalisasi Kota Tomohon Meningkat, Pajak Daerah Capai 73,15 Persen
Hal ini terlihat saat ia turun langsung memimpin sosialisasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar di Kecamatan Tuminting, Jumat (14/4/2026).
Kehadiran Sualang di tengah-tengah masyarakat menegaskan peran penting Kota Manado sebagai salah satu dari 41 daerah percontohan nasional dalam implementasi program ini.
Suasana sosialisasi terasa cair dan hangat dengan kehadiran Richard Sualang.
Ia tidak hanya memberikan sambutan formal, tetapi juga menunjukkan kepeduliannya dengan berdialog langsung bersama wargayang hadir.
Ia mendengarkan aspirasi serta tantangan yang dihadapi di lapangan, sekaligus memberikan motivasi agar program digitalisasi ini dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Sualang menutup kegiatan dengan melakukan peninjauan langsung proses aktivasi IKD.
Ia berinteraksi akrab dengan petugas Disdukcapil dan warga yang sedang melakukan pendaftaran melalui aplikasi.
Momen ini dimanfaatkan Wawali Richard untuk melihat langsung bagaimana teknologi ini diterapkan dan memastikan kendala teknis dapat diminimalisir.
Ia bahkan tidak segan membantu beberapa warga yang tampak kesulitan menggunakan aplikasi, menunjukkan sisi humanis dan kedekatannya sebagai pemimpin daerah.
Dalam arahannya, dr. Richard Sualang menekankan bahwa digitalisasi bansos bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah langkah strategis untuk mewujudkan transparansi dan ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan pemerintah.
“Penyaluran bantuan sosial kini dilakukan secara digital, yang tentu berkaitan erat dengan aplikasi, internet, dan yang paling utama adalah data.
Tujuannya jelas, yakni memperlancar penyaluran serta memastikan keadilan bagi masyarakat yang benar-benar berhak,” tegas Sualang, di hadapan jajaran pemerintah kecamatan, kelurahan, dan perwakilan dinas terkait.
| 26 Warga Manado Disidang Lantaran Tertangkap Buang Sampah Sembarang, Dapat Sanski dan Denda |
|
|---|
| 26 Pelanggar Jalani Sidang Tipiring Sat Pol PP Manado, Termasuk Pria Viral Buang Sampah di Got |
|
|---|
| Dikawal Wawali Richard Sualang, Manado Siap Jadi Daerah Percontohan Nasional Bansos Digital |
|
|---|
| Suasana di Pemkot Manado saat ASN WFH, Parkiran Sepi, Damkar Tetap Berjaga |
|
|---|
| Jawaban Diskominfo Manado Soal Anggaran Influencer dan Medsos Booster Capai Rp1 M, Tuai Sorotan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Richard-Sualang-komitmen-menyukseskan-program-nasional-digitalisasi-bantuan-sosial.jpg)