Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

DPRD Manado

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado Angkat Bicara soal Operasional Bajaj Online

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado, Ferdinand Dumais angkat bicara mengenai ketegangan yang sempat terjadi dalam rapat paripurna.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/Dokumentasi Ferdinand Dumais
DPRD MANADO - Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado, Ferdinand Dumais angkat bicara mengenai ketegangan yang sempat terjadi dalam rapat paripurna pembahasan LKPJ DPRD Kota Manado antara dua kader Partai Gerindra yakni Mona Kloer dan Jendri Amrain. Menurut Dumais, peristiwa tersebut merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam forum politik.  

Ringkasan Berita:
  • Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado, Ferdinand Dumais angkat bicara mengenai ketegangan yang sempat terjadi dalam rapat paripurna pembahasan LKPJ DPRD Kota Manado antara dua kader Partai Gerindra yakni Mona Kloer dan Jendri Amrain. 
  • Menurut Dumais, peristiwa tersebut merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam forum politik. 
  • Sebutnya, penyampaian Amrain dalam paripurna tersebut merupakan dorongan internal untuk menyikapi aspirasi masyarakat terkait operasional Bajaj online yang kontroversial. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Fraksi Gerindra DPRD Manado, Ferdinand Dumais angkat bicara mengenai ketegangan yang sempat terjadi dalam rapat paripurna pembahasan LKPJ DPRD Kota Manado antara dua kader Partai Gerindra yakni Mona Kloer dan Jendri Amrain. 

Menurut Dumais, peristiwa tersebut merupakan dinamika yang biasa terjadi dalam forum politik. 

"Ini adalah dinamika. Hak untuk berbicara dan berpendapat itu melekat pada setiap anggota. Mungkin secara teknis belum sepenuhnya diatur dalam tata tertib atau belum menjadi kebiasaan dalam forum, sehingga terjadi hal seperti ini,” ujar dia. 

Sebutnya, penyampaian Amrain dalam paripurna tersebut merupakan dorongan internal untuk menyikapi aspirasi masyarakat terkait operasional Bajaj online yang kontroversial. 

Menurutnya Bajaj tersebut disinyalir tak berizin, tidak masuk RPJMD namun masih beroperasi. 

Ia mengakui mekanisme komunikasi perlu dibenahi meski tak ada yang salah dalam substansi yang disampaikan. 

“Tidak ada yang salah, mungkin hanya caranya saja. Itu yang akan kita bicarakan bersama,” katanya 

Sebagai tindak lanjut, Fraksi Gerindra DPRD Manado akan menggelar rapat internal guna membicarakan hal yang menjadi aspirasi masyarakat dan agenda fraksi ke depan. 

Isu Bajaj online di kota Manado kembali mengemuka. 

Adalah legislator DPRD Manado Yendri Amrain yang mengangkat isu tersebut dalam rapat Paripurna LKPJ di ruang rapat paripurna kantor DPRD Manado, Jumat (10/4/2026). 

Yandri meminta atensi Pemkot Manado terkait masalah Bajaj tersebut. 

Menurut dia, Pemkot Manado terkesan tidak mengambil tindakan. 

"Padahal dari Polda sudah sweeping," katanya. 

Dia mengaku gerah karena sering dituding diam dalam hal Bajaj online. 

Padahal bibir mereka sudah berbusa busa meminta tindakan tegas dari Pemkot Manado. (Art) 

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved