Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dampak Gempa Sulut

BPBD Sulut Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Waspada Gempa Susulan

Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Adolf Tamengkel mengimbau masyarakat tetap beraktivitas dan tenang pascagempa magnitudo 7,6.

|
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Frandi Piring
Tribun Manado/Fernando Lumowa
BPBD SULUT - Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Adolf Tamengkel saat diwawancarai wartawan TribunManado.co.id, Fernando Lumowa di lokasi bencana reruntuhan fasade gedung Hall B GOR RW Mongisidi Manado, area KONI Sulut, Kamis, 2 April 2026. mengimbau masyarakat tetap beraktivitas dan tenang pascagempa magnitudo 7,6. 

Ringkasan Berita:
  • ‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara mengimbau masyarakat tetap tenang menyusul gempa Magnitudo 7,6 pada Kamis, 2 April 2026 pagi, sekitar pukul 06.48 WITA. 
  • Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Adolf Tamengkel mengimbau masyarakat tetap beraktivitas dan tenang serta tetap berhati-hati dan waspada.
  • Adolf juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan berbagai informasi yang bersileweran di media sosial. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara mengimbau masyarakat tetap tenang menyusul gempa Magnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis, 2 April 2026 pagi, sekitar pukul 06.48 WITA. 

Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Utara, Adolf Tamengkel mengimbau masyarakat tetap beraktivitas dan tenang. 

Meskipun demikian, kata Adolf, warga berhati-hati dan waspada.

"Sebab ini masih ada gempa susulan. Karena itu masyarakat harus waspada," kata Tamengkel di lokasi bencana reruntuhan fasade gedung Hall B GOR RW Mongisidi Manado. 

Ia juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan berbagai informasi yang bersileweran di media sosial. 

Sebab, tidak sedikit pihak-pihak yang sengaja menyebar hoax untuk menimbulkan kepanikan. 

"Memang tadi sempat ada peringatan dini potensi tsunami tapi sudah dicabut," katanya.

Adolf mengatakan, pihaknya masih mengumpukan informasi dampak gempa magnitudo 7,6.

Katanya, selain fasade Hall B GOR RW Mongisidi, pihaknya mendapatkan laporan terdapat dua gereja di Kembes, Minahasa terkena dampak. 

"Plafon Gereja Katolik di Rumengkor sebagian jatuh dan gereja lain di Kembes juga kena dampak," katanya. 

Selain itu, BPBD Sulut memastikan fasilitas dan layanan publik berjalan. "Saat ini listrik sudah menyala dan rumah sakit tetap melayani," katanya.

Terkait itu, berdasarkan laporan BMKG Stasiun Geofisika Manado, sejak gempa utama pada pagi hari, terjadi puluhan gempa susulan. 

Gempa susulan ada yang goncangannya dapat dirasakan dan ada yang tidak terasa.

Baca juga: Gempa 7,6 Guncang Manado, Oma Deitje Sedang Bersihkan Rica saat Tertimpa Reruntuhan Bangunan GOR

Peringatan Dini Tsunami Dicabut

Stasiun Geofisika Manado Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pada Kamis (2/4/2026) pukul 10.56 Wita.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved