Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Kopra

Harga Kopra di Manado Turun Jadi Rp16 Ribu Per Kilogram, Tapi Petani Masih Untung

Beberapa pengepul mengungkapkan bahwa harga sebelumnya sempat berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Petrick Imanuel Sasauw
HARGA - Potret Kopra di satu gudang area Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut beberapa waktu lalu. Harga kopra masih di kisaran Rp16.500 per kilogram 

Ringkasan Berita:
1. Meski mengalami penurunan harga, namun petani kopra di Manado Sulawesi Utara masih tergolong senang.
 
2. Penurunan harga ini terjadi dalam beberapa pekan terakhir, dipengaruhi oleh fluktuasi pasar ekspor dan permintaan industri. 
 
3. Beberapa pengepul mengungkapkan bahwa harga sebelumnya sempat berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram.

TRIBUNMANADO.COID,MANADO- Meski mengalami penurunan harga, namun petani kopra di Manado Sulawesi Utara masih tergolong senang.

Lantaran mereka masih mendapatkan keuntungan meski sedikit.

Artinya tidak di bawah standar harga.

Baca juga: Harga Kopra di Manado Kembali Turun, Petani Masih Dapat Untung

Saat ini harga kopra masih pada angka Rp16 ribu per kilogram.

Meski demikian, para petani kelapa di sejumlah wilayah sekitar menyebut kondisi ini masih memberikan keuntungan, meskipun tidak sebesar sebelumnya.

Penurunan harga ini terjadi dalam beberapa pekan terakhir, dipengaruhi oleh fluktuasi pasar ekspor dan permintaan industri. 

Beberapa pengepul mengungkapkan bahwa harga sebelumnya sempat berada di kisaran Rp18 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram.

“Harga kopra masih turun, tapi penjualan masih cukup lancar,” ujar Ida salah satu penjaga gudang kopra di Calaca Manado, saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (31/3/2026).

Sementara itu, Herry seorang petani kelapa di Manado mengatakan bahwa meskipun harga turun, biaya produksi yang relatif stabil membuat mereka masih bisa memperoleh margin keuntungan. 

“Kalau dibandingkan dengan tahun-tahun lalu, harga sekarang masih tergolong lumayan. Kami masih bisa dapat untung, walaupun tidak terlalu besar,” ungkap Herry

Menurutnya, harga saat ini masih cukup tinggi kalau dibandingkan dengan beberapa bulan lalu.

“Kalau masih diatas harga Rp 10 ribu masih cukup tinggi jadi kami pun tidak rugi,” jelasnya.

Namun, para petani juga berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga kopra, mengingat komoditas ini menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak keluarga di Sulawesi Utara. 

Selain itu, petani meminta adanya dukungan dalam bentuk subsidi atau bantuan distribusi agar harga jual tetap kompetitif.

“Karena hanya pemerintah yang bisa turun tanggan,” pungkasnya. (FER)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved