Rabu, 20 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2026 di Manado

Penjual Pakaian Muslim di Kampung Arab Manado Raup Rezeki Musiman Selama Ramadan 2026

Masri menjual berbagai kebutuhan ibadah seperti peci, gamis, parfum, hingga siwak yang ia ambil dari Jawa.

Tayang:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
PENJUAL - Penjual pakaian muslim di Kampung Arab Manado, Masri Pombode, Rabu (18/3/2026). Ia sudah berjualan di sana sejak tahun 1990an. 

Ringkasan Berita:
  • Salah satu pedagang di lokasi tersebut adalah Masri Pombode (70).
  • Ia telah berjualan perlengkapan salat khusus pria sejak tahun 1990an.
  • Masri menjual berbagai kebutuhan ibadah.

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Suasana di depan Masjid Masyhur Istiqlal, Kampung Arab, Kota Manado, Sulawesi Utara, cukup sepi, Rabu (18/3/2026) siang. 
Cuaca cukup terik, namun sejumlah pedagang yang biasa berjualan di depan masjid tetap bertahan.

Puasa pun tak menghalangi mereka mengais rezeki.

Salah satu pedagang di lokasi tersebut adalah Masri Pombode (70).

Ia telah berjualan perlengkapan salat khusus pria sejak tahun 1990an.

Masri menjual berbagai kebutuhan ibadah seperti peci, gamis, parfum, hingga siwak yang ia ambil dari Jawa.

Namun, barang yang ditawarkan hanya untuk laki-laki. 

Ia mengaku berjualan di lokasi tersebut secara rutin setiap bulan Ramadan. 

Selama bulan puasa, Masri membuka lapaknya pukul 10.00-22.00 Wita. 

Sementara di luar Ramadan, ia hanya berjualan 1-2 kali dalam sepekan, biasanya pada hari Jumat.

Menurut Masri, jenis barang yang paling laris selama berjualan adalah peci dan parfum. 

Manado, Masri Pombode, Rabu (18/3/2026). Ia sudah berjualan di sana
PENJUAL - Penjual pakaian muslim di Kampung Arab Manado, Masri Pombode, Rabu (18/3/2026). Ia sudah berjualan di sana sejak tahun 1990an.

Dalam sehari, Masri mengaku bisa meraup omzet hingga Rp 2 juta selama Ramadan. 

Bahkan pada kondisi ramai, pendapatan bisa mencapai Rp 4 juta per hari. 

Namun, ia juga merasakan penurunan daya beli masyarakat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sekarang ini memang terasa sepi dibanding dulu. Semua pengaruh keadaan ekonomi,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved