Kamis, 4 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ramadan 2026

Sahur Akbar Pemuda Islam Miftahul Jannah Ternate Baru Dihadiri Seribuan Orang, Non Muslim Juga Hadir

Mereka tak hanya berasal dari Manado. Tapi ada yang datang dari tempat jauh seperti Beo, Bolmut, Boltim hingga Tondano. 

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
Dokumen Pribadi
SAHUR AKBAR - Tradisi unik Sahur Akbar Bersama digelar Pemuda Islam Miftahul Jannah Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, kota Manado, provinsi Sulut, Senin (16/3/2026) dini hari. Tradisi unik Sahur Akbar Bersama digelar Pemuda Islam Miftahul Jannah Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, kota Manado, provinsi Sulut, Senin (16/3/2026) dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Tradisi Sahur Akbar Bersama di Manado dihadiri lebih dari seribuan orang, termasuk peserta dari luar kota dan umat non-Muslim, menunjukkan kerukunan dan inklusivitas.
  • Peserta menikmati keunikan berbuka di atas daun pisang, suasana hangat dan kekeluargaan tercipta meski sempat diguyur hujan.
  • Kegiatan yang sudah memasuki tahun ketiga ini bertujuan mempererat silaturahmi, dengan 2.000 paket sahur disiapkan dan terbuka bagi semua kalangan tanpa batas agama atau wilayah.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tradisi unik Sahur Akbar Bersama digelar Pemuda Islam Miftahul Jannah Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, kota Manado, provinsi Sulut, Senin (16/3/2026) dini hari. 

Kegiatan digelar di Masjid Miftahul Jannah lantai 1 dan Lapangan Bulu Tangkis yang hanya berjarak 10 meter dari Masjid. 

Meski sempat diadang hujan, tapi ajang tersebut tetap semarak dan khusyuk. 

Seribuan lebih orang hadir.

Baca juga: Sahur Akbar di Kampung Ternate Baru Manado Pererat Silaturahmi Lintas Umat

Mereka tak hanya berasal dari Manado. 

Tapi ada yang datang dari tempat jauh seperti Beo, Bolmut, Boltim hingga Tondano. 

Yang luar biasa adalah hadirnya umat non Muslim. 

Mereka turut meramaikan kegiatan berbuka itu dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang membawa kedamaian serta Manado adalah laboratorium kerukunan umat beragama di Sulut. 

Semua peserta mengecap keunikan dari acara ini, yakni melantai dan makan di atas daun pisang yang beralaskan terpal. 

Suasana berbuka berlangsung hangat, penuh suasana kekeluargaan. Di atas daun pisang, semua bersaudara. 

Kepada para peserta dari jauh, panitia memberikan hadiah, yang diterima dengan ekspresi terkejut, berterima kasih sambil bersyukur. 

Koordinator Pelaksana Kegiatan, Fikri Darise menjelaskan kegiatan tersebut sudah masuk tahun ketiga. 

"Tujuannya mempererat tali silaturahmi antar warga Manado, khususnya di akhir bulan Ramadan," kata dia. 

Ungkap dia, persiapan makan waktu dua pekan. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved