Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BBPOM Manado

BBPOM Uji 89 Sampel Takjil di Manado, Ini Hasilnya

Pengawasan terhadap takjil dan penganan untuk berbuka puasa dilakukan BBPOM di sejumlah tempat penjualan di Manado.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
SAMPEL: Kepala BBPOM Manado, Hermanto berinteraksi dengan penjual takjil di kompleks Masjid A Yani Manado, Sulut, Rabu 4 Maret 2026. BBPOM melakukan pengawasan intensif pangan olahan dan uji cepat sampel bahan berbahaya selama Ramadan 1447 Hijriah. 

Ringkasan Berita:1. Pengawasan terhadap takjil dan penganan untuk berbuka puasa dilakukan BBPOM di sejumlah tempat penjualan di Manado.
 
2. Kepala BBPOM Manado, Hermanto mengungkapkan dari 89 sampel takjil dan penganan yang diuji, semuanya negatif. 
 
3. Terkait itu, BBPOM memberi catatan untuk penjual takjil agar memperhatikan higienitas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Manado tak perlu was-was untuk menikmati jajanan pembuka puasa atau takjil yang dijual warga.

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Manado terus melakukan pengawasan.

Alamat BBPOM Manado berada di  Jalan Raya Manado Tomohon, Winangun Atas, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Baca juga: Hasil Uji Sampel Takjil oleh BBPOM Manado Sulut, Penjual Diminta Perhatikan Higienitas

Pengawasan dilakukan berupa uji sampel yang diambil secara acak.

Pada Rabu 4 Maret, BPOM Manado BBPOM melakukan uji sampel.

Uji sampel merupakan bentuk pengawasan intensif terhadap pangan olahan dalam rangka Bulan Ramadan 1447 Hijriah. 

Pengawasan terhadap takjil dan penganan untuk berbuka puasa dilakukan BBPOM di sejumlah tempat penjualan di Manado.

Puluhan sampel diuji cepat untuk melihat apakah mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, melanin Yellow dan Rhodamin B. 

Hasilnya seperti apa? 

Kepala BBPOM Manado, Hermanto mengungkapkan dari 89 sampel takjil dan penganan yang diuji, semuanya negatif. 

"Semuanya tidak mengandung bahan berbahaya yang sering disalahgunakan," kata Hermanto kepada Tribunmanado.co.id, Kamis 5 Maret 2026.

Katanya, meskipun yang diuji sampel tapi dapat menggambarkan bahwa masyarakat semakin sadar pentingnya keamanan pangan olahan. 

"Harapan kami, semoga dengan adanya pengawasan disertai edukasi, masyarakat paham, terliterasi dan merasa aman," ujarnya

Terkait itu, BBPOM memberi catatan untuk penjual takjil agar memperhatikan higienitas. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved