Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer Manado

Berita Populer Manado: Makna Perayaan Cap Go Meh bagi Umat Khonghucu Manado

Berita Populer Manado edisi Rabu, 4 Maret 2026. Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili menjadi perhatian publik.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Tribun Manado/Arthur_Rompis
CAP GO MEH - Barisan Pikulan dalam Cap Go Meh di Kampung Cina, Calaca, Wenang, Kota Manado, Sulut. Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili tahun 2026 menjadi perhatian publik. 

Ringkasan Berita:
  • Berita Populer Manado edisi Rabu, 4 Maret 2026.
  • Kabar terkait perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili tahun 2026 menjadi perhatian publik.
  • Perayaan Cap Go Meh di Kota Manado menyimpan makna bagi umat Khonghucu yang ada di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).
  • Perayaan Cap Go Meh tidak sekadar ritual keagamaan. Ini menjadi momen akulturasi budaya Sulawesi Utara. 

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berita Populer Manado edisi Rabu, 4 Maret 2026.

Kabar terkait perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili tahun 2026 menjadi perhatian publik.

Kegiatan digelar pada Selasa (3/4/2026).

Pada momen itu, umat Khonghucu yang ada di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) dan sekitarnya berbangga. 

Gubernur Sulawesi Yulius Selvanus, Wagub Sulut, Victor Mailangkay, Wali Kota Manado, Andrei Angouw dan Forkompimda merayakan Cap Go Meh 2577 Kongzili. 

Bahkan, bagi Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, ini perayaan Cap Go Meh atau Goan Siau yang pertama di Kota Manado

Lebih istimewa lagi, Gubernur YSK, Wagub J. Victor Mailangkay, Wali Kota Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang merayakan khusus bersama umat Khonghucu

Selain bersilaturahmi memberi ucapan selamat, gubernur dan rombongan ramah-tamah bersama umat Khonghucu di Klenteng Kong Zi Miao. 

Turut juga dalam perjumpaan ini, Tokoh Masyarakat Tionghoa Sulut, Hengky Wijaya; Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin SM Turnip; Kepala BI Sulut, Joko Supratikto; Plh Sekprov, Denny Mangala; Sekkot Manado, Steaven Dandel dan Forkompimda lainnya. 

Kehadiran gubernur, wali kota dan Forkompimda membawa rasa syukur bagi umat Khonghucu.

CAP GO MEH - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus berbicara dalam perayaan Cap Go Meh (Goan Siau) di Manado, Selasa 3 Maret 2026 sore.
CAP GO MEH - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus berbicara dalam perayaan Cap Go Meh (Goan Siau) di Manado, Selasa 3 Maret 2026 sore. (Tribun Manado/Fernando_Lumowa)

Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Manado, Js Heintje Lintong mengungkapkan, umat berterima kasih atas perhatian pemerintah. 

"Kami bersyukur dan bangga karena pemerintah turut merayakan Goan Siau di Klenteng Kong Zi Miao," katanya. 

Sementara, Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Sulawesi Utara, Ws Pon Riano Bagy menjelaskan makna Cap Go Meh atau Goan Siau bagi umat Khonghucu

Perayaan ini merupakan penutup rangkaian sembahyang Imlek yang sudah dimulai dua minggu sebelum tahun baru. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved