Manado Sulawesi Utara
Pedagang Sebut Selama Ramadan 2026 MBW Manado Lebih Ramai Saat Sore Hari
"Jadi karena yang Kristen ke gereja dan Islam berpuasa, jadi di sini sepi kalau pagi,” katanya.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Beberapa orang terlihat duduk santai menikmati pemandangan pantai.
- Selain itu, ada anak-anak bermain di area sekitar lokasi.
- Tak ada aktivitas nelayan yang terlihat di MBW.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Suasana di Malalayang Beach Walk, Kota Manado, Sulawesi Utara, relatif sepi pada pagi hari, Minggu (22/2/2026).
Beberapa warga terlihat duduk santai menikmati pemandangan pantai.
Selain itu, ada anak-anak bermain di area sekitar lokasi.
Tak ada aktivitas nelayan yang terlihat di MBW.
Selain karena Teluk Manado cukup berombak, hari Minggu biasanya memang minim aktivitas.
Salah seorang warga, Asri, mengaku datang bersama suami dan anak-anaknya untuk bersantai.
“Kami di sini hanya duduk-duduk santai saja, sedangkan anak-anak bermain. Kami biasa main ke sini karena dekat dengan rumah. Jadi kalau tidak ada kegiatan sering ke sini,” ujarnya.
Menurut Asri, lokasi tersebut memang menjadi pilihan warga sekitar untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Selain mudah dijangkau, MBW menawarkan suasana pantai yang asri.
Seorang penjual di MBW, Desi, mengatakan kondisi yang sepi kemungkinan dipengaruhi suasana bulan Ramadan 2026.
"Jadi karena yang Kristen ke gereja dan Islam berpuasa, jadi di sini sepi kalau pagi,” katanya.
Namun, suasana biasanya berubah menjadi lebih ramai pada sore hari.
"Karena ada yang berolahraga, ada yang ngabuburit, orang juga sudah banyak yang pulang dari gereja,” tambahnya.
Meski pagi hari tampak lengang, Malalayang Beach Walk tetap menjadi salah satu ruang publik favorit warga Kota Manado.
Baca juga: Jalan Diponegoro Manado Rusak, Warga Keluhkan Tambalan Semen
Baca juga: Daftar Harga Bahan Pangan di Pasar Bersehati Manado, Minggu 22 Februari 2026
Biasanya warga sekadar bersantai, berolahraga, dan menikmati waktu bersama keluarga.(*)
| Mengenal Sosok Stevan Eduawardo Pogalad, Mahasiswa Manado Tetap Menulis di Tengah Kesibukan |
|
|---|
| Sejumlah Pria Ditangkap Polisi karena Lakukan Keributan dan Pengrusakan Hotel Dragon Manado |
|
|---|
| MinyaKita Sulit Ditemukan di Warung Kota Manado, Ini Alasannya |
|
|---|
| Kisah Sedih Pengusaha Tahu Tempe di Manado, Harga Kedelai dan Plastik Naik, Solar Langka |
|
|---|
| Polresta Manado Tertibkan Knalpot Brong dan Kendaraan Tanpa TNKB di Sejumlah Titik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Minggu-2222026-Pedagang-ngaku-suasana-lebih-sepi.jpg)