Manado Sulawei Utara
Pertama Kali dalam Sejarah, Kontingen Manado Absen di Ajang O2SN dan FLS2N, Dikbud Beri Penjelasan
Ketidakhadiran kontingen Kota Manado dalam ajang O2SN dan FLS3N tahun 2025 mendadak jadi buah bibir.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Ketidakhadiran kontingen Kota Manado dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2025 mendadak jadi buah bibir.
- Absennya ibu kota Sulawesi Utara di dua kompetisi tersebut memicu komentar dari berbagai pihak.
- Mulai dari kalangan siswa, orang tua, hingga pemerhati pendidikan.
TRIBUNMANADO.CO.ID – Ketidakhadiran kontingen Kota Manado dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2025 jadi buah bibir.
Absennya ibu kota Sulawesi Utara di dua kompetisi tersebut memicu komentar dari berbagai pihak.
Mulai dari kalangan siswa, orang tua, hingga pemerhati pendidikan.
Pasalnya, momen seperti ini baru pertama kali terjadi.
Merespon riuh rendah kabar tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado, Peter Bart Assa, akhirnya buka suara dan membenarkan kabar tersebut sembari menyampaikan permohonan maaf.
“Mohon maaf sekali pelaksanaan Olimpiade O2SN dan FLS3N tingkat Kota Manado pada tahun ini belum dapat dilaksanakan."
"Hal tersebut mempertimbangkan padatnya agenda prioritas pendidikan yang sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan terkonsentrasi pada periode Februari sampai Mei 2026,” kata dia Jumat (22/5/26).
Menurut Assa, langkah berat ini diambil karena Dikbud Manado tengah mencurahkan fokus penuh pada penguatan kegiatan akademik serta mendongkrak mutu pendidikan di wilayahnya.
“Antara lain pelaksanaan TKA, Ujian Sumatif Akhir Jenjang, asesmen sumatif, penguatan literasi dan numerasi peserta didik, serta persiapan Olimpiade Sains Nasional yang sementara berjalan,” Jelas Assa.
Selain fokus pada ranah akademik siswa, instansi yang dipimpinnya juga sedang disibukkan dengan pembenahan internal, khususnya pada sistem penerimaan siswa baru agar lebih bersih dan berintegritas.
Dia menyampaikan lagi, saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado juga sedang berkonsentrasi melakukan penguatan sistem dan mekanisme pelaksanaan SPMB agar proses penerimaan murid baru dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, bersih, dan tertata dengan baik sesuai prinsip pelayanan publik yang adil bagi masyarakat.
Dari sekian banyak ajang kompetisi, Dikbud Manado akhirnya harus memilih skala prioritas yang paling berdampak langsung pada kemampuan dasar siswa di sekolah.
“Oleh karena itu, pada tahun ini kegiatan yang tetap kami prioritaskan untuk dilaksanakan adalah OSN, mengingat orientasinya sangat erat dengan penguatan literasi, numerasi, serta pengembangan kemampuan akademik peserta didik di sekolah,” sebut Kadis Assa.
Faktor Anggaran, SDM, hingga Sistem yang Terkunci
| Kota Manado Sulut Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pengendara Motor di Jalan AA Maramis Kairagi Berteduh |
|
|---|
| Sosok AAL, Oknum Pala di Manado Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Pengedar Narkoba |
|
|---|
| Bukan Sekadar Lari Pagi, KONI Manado Hadirkan Cek Kesehatan Gratis Tiap Akhir Pekan |
|
|---|
| Orang Tua Siswa di Manado Sulawesi Utara Dukung Program Pembatasan Bermedia Sosial |
|
|---|
| Tiga Fakta Penangkapan Pelaku Panah Wayer di Singkil Manado: Kaki Kena Timah Panas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/PEMKOT-MANADO-Pemkot-Manado-mengeluarkan-surat-edaranLO0.jpg)