Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Imlek di Manado

Musik Bambu Tampil dalam Malam Pergantian Tahun Baru Imlek di Manado, Pengaruh Kapiten Kampung Cina

Musik bambu dari Minahasa telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan etnis Tionghoa di Kampung Cina Manado.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Arthur_Rompis
MUSIK BAMBU - Penampilan grup musik bambu asal Koka saat malam pergantian tahun baru Imlek di Kelenteng Ban Hing Kiong, Manado, Senin (16/2/2026) malam. Musik bambu dari Minahasa telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan etnis Tionghoa di Kampung Cina Manado, Sulawesi Utara. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Musik bambu dari Minahasa telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan etnis Tionghoa di Kampung Cina Manado, Sulawesi Utara.

Lihat saja saat Cap Go Meh. 

Musik bambu tampil sebagai barisan non ritual yang mampu menghidupkan suasana. 

Nah, musik bambu kembali ditampilkan dalam malam pergantian tahun Imlek 2577 di Kelenteng Ban Hing Kiong Manado, Senin (16/2/2026) malam. 

Alunan nada musik bambu mampu menghangatkan suasana yang dingin karena hujan. 

Sejumlah lagu dibawakan grup musik bambu asal Koka ini. 

Ada lagu Minahasa, nasional, lagu lawas serta lagu yang lagi tren saat ini. 

Ada pula lagu Mandarin hingga internal dari umat Tridharma. 

grup musik tahun baru Imlek di Kelenteng Ban Hing Kiong
MUSIK BAMBU - Penampilan grup musik bambu asal Koka saat malam pergantian tahun baru Imlek di Kelenteng Ban Hing Kiong, Manado, Senin (16/2/2026) malam. Musik bambu dari Minahasa telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kegiatan etnis Tionghoa di Kampung Cina Manado, Sulawesi Utara.

Arnold seorang warga mengaku senang dengan tampilnya musik bambu dalam setiap kegiatan di Kampung Cina

"Suara musiknya merdu, lagu apapun disikat," katanya. 

Lebih dari sebuah musik, ia menilai, tampilnya musik bambu mencerminkan perpaduan budaya serta suasana kerukunan yang sejuk. 

Penelusuran Tribun Manado, ikut sertanya musik bambu dalam kegiatan di Kampung Cina tak lepas dari jejak Oey Pek Yong. 

Ia adalah kapiten Kampung Cina Manado pada awal abad ke 19.

Oey diangkat sebagai anggota Minahasa Raad pada 1926 semasa menjabat luitenant, posisinya sebelum menjadi Kapiten.

Oey Pek yong menjadi anggota Minahasaraad hingga Jepang masuk pada tahun 1942. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved