Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pasar 45 Manado

Jalan Rusak di Pasar 45 Manado Dikeluhkan Pedagang dan Pengendara

Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Tiara, mengatakan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak lama.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
JALAN RUSAK - Kerusakan di Gang Pogedan, Pasar 45, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026). Pedagang dan pengendara mengeluhkan kerusakan tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Kerusakan ada di Gang Pogedan Pasar 45 Manado.
  • Jalan di sana berlubang dengan berbagai tambalan seadanya.
  • Hal ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
 

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Jalan rusak masih menjadi salah satu masalah di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Salah satu yang kerap dikeluhkan adalah jalan rusak di Pasar 45.

Kerusakan tersebut terletak di Gang Pogedan yang menghubungkan antara Pasar 45 dekat Pelabuhan Manado dengan President.

Jalan di sana berlubang dengan berbagai tambalan seadanya.

Hal ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Tambalan yang seadanya dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu kelancaran lalu lintas, terutama saat musim hujan.

Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Tiara, mengatakan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak lama.

JALAN RUSAK - Kerusakan di Gang Pogedang, Pasar 45, Manado, Sulawesi Utara
JALAN RUSAK - Kerusakan di Gang Pogedan, Pasar 45, Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026). Pedagang dan pengendara mengeluhkan kerusakan tersebut.

"Itu kan memang dari dulu begitu dan hanya ditambal seadanya pakai pasir atau semen. Kalau hujan, air menggenang sampai tidak kelihatan," ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Genangan air yang menutupi lubang jalan sering kali membuat pengendara tidak menyadari kondisi jalan yang rusak. 

Meski kondisi tersebut membuat kendaraan melaju lebih pelan, dampaknya tetap merugikan.

“Memang bagus sih jadi tidak ada yang ngebut, tapi itu kan bisa merusak kendaraan juga. Terus karena ditambal seadanya, kalau ada air menggenang jadi cepat terkikis lagi jalanannya,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh seorang pengendara bernama Aji.

Padahal, Gang Pogedan kerap dijadikan akses alternatif untuk mempersingkat waktu tempuh.

“Kalau lewat situ pasti harus berhati-hati sekali karena ada lubang besar yang hanya ditambal seadanya. Jalan situ sering jadi alternatif supaya lebih cepat,” kata Aji.

Baca juga: Breaking News: Denny Mangala Resmi Jadi Plh Sekprov Sulut, Gantikan Tahlis Gallang

Baca juga: Kebakaran Hutan dan Lahan Terjadi Lagi di Bitung Sulut, Bunyi Alang-alang Terbakar Terdengar Jelas

Saat hujan turun dan jalan tergenang air, kemacetan sering terjadi terutama pada jam sibuk.

“Kalau hujan dan tergenang pasti lebih macet, apalagi pagi dan sore hari. Harapannya segera ditambal pakai aspal saja, karena sudah bertahun-tahun begitu terus jalannya,” ujarnya.

Warga dan pengguna jalan berharap pihak terkait merespon keluhan mereka.(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved