Pekerja Migran Indonesia
Pihak Keluarga Meylani, Pekerja Migran Asal Manado yang Terjebak di Libya Datangi Polda Sulut
Olivia, adik dari Meylani terlihat mendatangi kantor Direktorat PPA dan PPO yang berada di bagian belakang Polda Sulut.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
"Ia sering mengeluh pada saya di chatingan," kata Olivia adik dari Meylani, Rabu (28/1/2026).
Ungkap Olivia, sang kakak kini tenggelam dalam doa.
Ia kerap memanjatkan doa Novena.
"Kakak sering berdoa," katanya.
Olivia mengatakan, keluarga berharap agar sang kakak dapat dipulangkan. Ia memohon pada Presiden Prabowo Subianto.
"Juga pada Menteri dan pak Gubernur YSK," katanya.
Malang nasib Meylani Madalombang.
Pekerja Migran asal Manado ini diduga dianiaya di Libya.
Sudah demikian, ia musti membayar uang Rp 144 Juta kepada pemerintah Libya akibat over stay.
Meylani harus bisa membayar denda itu untuk bisa pulang ke tanah air.
Sewaktu berangkat, Meylani diduga hanya dibekali bisa turis oleh oknum yang memberangkatkannya.
Hal ini dibeber oleh Hence Tamboto selaku anggota tim perlindungan BP3MI Sulut kepada Tribunmanado di kantor BP3MI Sulut di jalan 17 Agustus Manado, Sulut, Selasa (27/1/2026).
"Dia over stay hingga musti bayar denda ke pemerintah Libya," kata dia.
Menurut dia, denda itu bisa saja terus bertambah seiring dengan makin lama ia berada di sana.
Hence mengatakan, pihaknya telah menangani kasus tersebut sesuai kewenangan.
| Meylani Pekerja Migran Asal Sulut Terjebak di Libya: Sangat Menderita, Minta Tolong Pak Presiden |
|
|---|
| Keluarga Meylani, Pekerja Migran Asal Manado Terjebak di Libya, Beber Bukti ke Penyidik Polda Sulut |
|
|---|
| Nasib Meylani PMI Asal Manado di Libya: Negara yang Sangat Tidak Aman bagi Imigran |
|
|---|
| Kasus Kekerasan yang Menimpa Meylani, PMI Asal Sulut di Libya Resmi Dilaporkan ke Polda |
|
|---|
| Meylani Pekerja Migran Manado yang Terjebak di Libya, Kian Menderita Kerja di Beberapa Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Pihak-keluarga-Meylani-Pekerja-Migran-asal-Manado-yang-terjebak-di-Libya-mendatangi-Direktorat-PPA.jpg)