Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pekerja Migran Indonesia

Pihak Keluarga Meylani, Pekerja Migran Asal Manado yang Terjebak di Libya Datangi Polda Sulut

Olivia, adik dari Meylani terlihat mendatangi kantor Direktorat PPA dan PPO yang berada di bagian belakang Polda Sulut. 

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Arthur_Rompis
MELAPOR - Pihak keluarga Meylani, Pekerja Migran asal Manado yang terjebak di Libya, mendatangi Direktorat PPA dan PPO Polda Sulut, Kamis (29/1/2026) sore. Kedatangan mereka untuk melaporkan kasus TPPO yang menimpa Meylani. 

Ringkasan Berita:
  • Keluarga Meylani, pekerja migran asal Manado yang terjebak di Libya, melapor ke Direktorat PPA dan PPO Polda Sulut atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
  • Meylani diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi dan penganiayaan, dipaksa bekerja hingga tengah malam di beberapa rumah, dengan kondisi kesehatan yang terus menurun.
  • Kepulangan Meylani terhambat denda over stay sebesar Rp 144 juta, akibat diduga diberangkatkan hanya menggunakan visa turis.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pihak keluarga Meylani, Pekerja Migran asal Manado yang terjebak di Libya, mendatangi Direktorat PPA dan PPO Polda Sulut, Kamis (29/1/2026) sore. 

Kedatangan mereka untuk melaporkan kasus TPPO yang menimpa Meylani

Amatan Tribunmanado.com, Olivia, adik dari Meylani terlihat mendatangi kantor Direktorat PPA dan PPO yang berada di bagian belakang Polda Sulut

Mereka disambut penyidik PPA dan PPO Polda Sulut

Pelaporan berlangsung di suatu ruangan. 

"Ya, kami melapor," katanya. 

Baca juga: Meylani Pekerja Migran Manado yang Terjebak di Libya, Kian Menderita Kerja di Beberapa Rumah

Diketahui pihak keluarga telah mendapat rekomendasi dari BP3MI untuk melaporkan kejadian dugaan TPPO tersebut ke Polda Sulut

Keadaan Meylani, pekerja Migran asal Manado yang terjebak di Libya, kian menyesakkan. 

Wanita berusia 28 tahun ini terus saja dipekerjakan secara tidak manusiawi. 

Dirinya sering bekerja hingga tengah malam. 

Bukan hanya di satu rumah. 

Tapi di beberapa rumah. 

Sementara kondisi tubuhnya kian menurun. 

Ia mengalami sakit pada bagian kaki dan punggung. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved