Panti Werdha Damai Manado
Kehidupan Lansia di Panti Werdha Damai Manado Kembali Normal Usai Kebakaran
Ketua Panti Werdha Damai, Olva Sumual (76), menjelaskan proses kepulangan para lansia dimulai sejak 8 Januari 2026.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Aktivitas para lanjut usia (lansia) di Panti Werdha Damai kembali berjalan normal.
Pada akhir 2025, panti wreda yang terletak di Lingkungan 7 Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, ini terbakar.
Sebanyak 16 penghuni tewas dalam peristiwa ini.
Kemudian para penghuni selamat yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado kini telah kembali ke Panti Werdha Damai.
Saat ini, pengurus menyewa sebuah rumah yang ada di seberang gedung lama untuk ditempati para lansia.
Rumah tipe 45 tersebut dihuni 19 lansia dan para pengurus yang bergantian menjaga.
Ketua Panti Werdha Damai, Olva Sumual (76), menjelaskan proses kepulangan para lansia dimulai sejak 8 Januari 2026.
Sebagian penghuni yang sebelumnya pulang di rumah keluarga mulai kembali ke panti, sementara lansia yang sempat dirawat di rumah sakit dipulangkan pada 14 Januari 2026
“Pemulangan dilakukan bertahap. Pada 12 Januari 2026 ada tiga orang yang kembali, kemudian tanggal 14 Januari 2026 sebanyak sembilan orang,” ujar Olva, Selasa (27/1/2026).
Saat ini jumlah penghuni Panti Werdha Damai tercatat 19 orang, terdiri dari tiga laki-laki dan 16 perempuan.
Seluruh penghuni sudah kembali menjalani aktivitas harian seperti biasa, mulai dari makan bersama hingga perawatan diri.
Meski demikian, satu lansia diketahui belum kembali ke panti wreda karena masih berada di rumah keluarganya.
“Cuma satu oma yang belum kembali, namanya Oma Rolin,” tambahnya.
Secara umum, kondisi kesehatan para penghuni dinilai cukup baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/di-Lingkungan-7-Kelurahan-Ranomuut-Kecamatan-Paal-Dua-Kota-Manado-Sulawesi-Utara.jpg)